Neraca perdagangan Indonesia dengan Republik Afrika Tengah mengalami surplus US$ 2,19 juta pada 2020. Nilai neraca perdagangan ini naik 378,56% dibandingkan neraca tahun sebelumnya yang tercatat US$ 0,46 juta.
Positifnya neraca perdagangan ini, menurut data Trademap, disokong oleh nilai ekspor Indonesia yang mampu menembus angka US$ 2,26 juta. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan kegiatan impor Indonesia dari Republik Afrika Tengah yang tercatat US$ 76 ribu.
Kegiatan ekspor Indonesia ke Republik Afrika Tengah, dalam satu tahun terakhir dalam tren naik. Tahun sebelumnya nilai ekspor Indonesia sebesar US$ 0,97 juta.
Adapun untuk impor, menurut data Trademap terjadi penurunan 85,13% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat di angka US$ 0,51 juta.
Berdasarkan jenis produk, terdapat sembilan produk utama andalan ekspor indonesia ke Republik Afrika Tengah yang terbukti mampu mencatatkan surplus selama 2020. Total nilai ekspor produk utama ini mencapai US$ 2,26 juta.
Daftar sembilan produk utama ekspor Indonesia ke Republik Afrika Tengah
- (HS 34) : Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan..
- (HS 30) : Produk farmasi
- (HS 73) : Artikel besi atau baja
- (HS 84) : Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler;bagiannya
- (HS 15) : Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya;Lemak yang dapat dimakan;satwa ..
- (HS 58) : Kain Anyaman Khusus;kain tekstil berumbai;renda;permadani;hiasan;sulaman
- (HS 39) : Plastik dan artikelnya
- (HS 03) : Ikan dan krustasea, moluska dan invertebrata air lainnya
- (HS 48) : Kertas dan kertas kertas;Artikel kertas bubur kertas, kertas atau kertas karton
Secara global neraca perdagangan untuk seluruh produk barang, kali ini lebih baik karena terjadi peningkatan pada beberapa produk jenis barang. Nilai total neraca perdagangan Indonesia tercatat US$ 21,68 miliar atau naik 703,56%. Dengan kata lain, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan. Tahun sebelumnya neraca perdagangan Indonesia dengan seluruh negara di dunia tercatat US$ -3,59 miliar.