Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kota Bau Bau, pada 2024 tercatat Rp12,2 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,36% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp11,52 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 4,15%.
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 162,38 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp72.416 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 134.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp2,76 jutajuta. Nominal ini tumbuh 8,62%.
Selanjutnya di posisi kedua adalah sektor konstruksi pertumbuhan negatif -0,06% menjadi Rp2,45 jutajuta kemudian diikuti oleh PDRB sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang kali ini tumbuh 2,54% menjadi Rp1,85 jutajuta.
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah jasa pendidikan dengan PDRB Rp900,12 ribujuta.
Distribusi PDRB di Kota Bau Bau pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kota Bau Bau ini adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan kontribusi mencapai 21,96%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor konstruksi, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, dan sektor jasa pendidikan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Jasa Perusahaan dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.