Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kota Lubuk Linggau, pada 2024 mencapai Rp8,72 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,62% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp8,23 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,15%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Rejang Lebong Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 245,29 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp35.432 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 378.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp2,06 jutajuta. Nominal ini tumbuh 7,34%.
Di urutan kedua adalah sektor konstruksi tumbuh 3,82% menjadi Rp1,84 jutajuta, kemudian sektor real estate tumbuh 2,76% menjadi Rp748,08 ribujuta.
(Baca: Prakiraan Cuaca di Solok Selatan 24 Feb-07 Mar/26)
Terakhir, PDRB di Kota Lubuk Linggau, untuk urutan lima besar adalah transportasi dan pergudangan dengan nilai Rp566,38 ribujuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 3,23% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp543,09 ribujuta.
Distribusi PDRB di Kota Lubuk Linggau pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kota Lubuk Linggau ini adalah sektor konstruksi dengan kontribusi mencapai 21,11%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor real estate, sektor transportasi dan pergudangan, dan sektor industri pengolahan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Pertambangan dan Penggalian,Sektor Informasi dan Komunikasi,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.