Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan per kapita sebulan di Kabupaten Tabalong pada tahun 2024 mencapai 66969 rupiah. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 105,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 32575 rupiah. Selisih pengeluaran kecantikan dengan tahun sebelumnya mencapai 34393 rupiah, yang menjadi kenaikan paling signifikan dalam periode 7 tahun terakhir. Informasi ini berasal dari data Susenas yang diolah oleh BPS.
(Baca: Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan Periode 2013-2025)
Bandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa sebesar 264099 rupiah, pengeluaran kecantikan menyumbang sekitar 25,3 persen dari total tersebut. Sedangkan dibandingkan pengeluaran untuk perawatan sebesar 48666 rupiah, pengeluaran kecantikan di tahun 2024 lebih tinggi sebesar 18303 rupiah. Pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 88416 rupiah masih lebih tinggi dibandingkan pengeluaran kecantikan, namun selisihnya sudah mengecil secara signifikan.
Melihat data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran kecantikan di Kabupaten Tabalong mengalami fluktuasi yang cukup beragam. Tahun 2018 hingga 2020, pengeluaran kecantikan naik secara berturut-turut dari 24464 rupiah menjadi 31003 rupiah, lalu ke 42588 rupiah. Pada tahun 2021, pengeluaran sedikit turun menjadi 40632 rupiah, sebelum naik kembali menjadi 44771 rupiah pada tahun 2022. Tahun 2023, pengeluaran turun menjadi 32575 rupiah, sebelum melonjak naik menjadi 66969 rupiah pada tahun 2024.
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan, Kabupaten Tabalong menempati posisi pertama untuk pengeluaran kecantikan per kapita sebulan pada tahun 2024. Berikutnya adalah Kota Banjarmasin dengan 53752 rupiah, Kabupaten Tanah Bumbu dengan 51363 rupiah, Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan 49512 rupiah, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan 46721 rupiah. Pertumbuhan pengeluaran kecantikan di Kabupaten Tabalong juga jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah lain, dengan Kota Banjarmasin hanya mengalami pertumbuhan 17,2 persen dan Kabupaten Hulu Sungai Utara sebesar 32,9 persen.
Kota Banjar Baru
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Banjar Baru pada tahun 2024 mencapai 999000 rupiah, turun sedikit sebesar 3,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1030796 rupiah. Kota ini menempati posisi pertama dalam ranking pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Selatan. Sedangkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai 1868538 rupiah, turun sebesar 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 869539 rupiah hampir tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan turun 0 persen.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa di Kab. Paniai 2018 - 2024)
Kota Banjarmasin
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Banjarmasin pada tahun 2024 mencapai 950619 rupiah, naik sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 846415 rupiah. Kota ini menempati posisi kedua dalam ranking pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai 1793372 rupiah, naik sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 842753 rupiah naik sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tanah Bumbu
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2024 mencapai 940270 rupiah, naik sebesar 10,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 853312 rupiah. Kabupaten ini menempati posisi ketiga dalam ranking pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai 1829769 rupiah, naik sebesar 5,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 889498 rupiah naik sebesar 12,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tapin
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Tapin pada tahun 2024 mencapai 748100 rupiah, naik sebesar 18,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 630777 rupiah. Kabupaten ini menempati posisi kelima dalam ranking pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai 1660205 rupiah, turun sedikit sebesar 2,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 912105 rupiah naik sebesar 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi yang tertinggi di Kalimantan Selatan.