Produksi bawang merah di Bengkulu tercatat 577,6 ton. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 671 ton data per 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2003 sebesar 220.45%. Adapun dalam enam tahun terakhir, produksi bawang merah tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 10,48%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Ekspor Furnitur Indonesia ke Kepulauan Turks dan Caicos. Naik Menjadi US$ 0,59 Juta)
Rata-rata produksi bawang merah di Indonesia saat ini sebesar 57,36 ribu ton data per 2025. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Urutan pertama adalah Jawa Tengah, yang bisa memproduksi hingga 584,03 ribu ton. Provinsi ini mencatatkan penurunan -23,86 ribu ton dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: Indonesia Paling Banyak Impor Kapas. dari Mali pada 2023)
Berikutnya adalah Jawa Timur yang mencatatkan produksi bawang merah 499,46 ribu ton lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, produksi bawang merah di provinsi ini naik 4,78% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, produksi bawang merah di Sulawesi Selatan naik 37,22% menjadi 322,72 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, produksi bawang merah di Sumatera Barat naik 0,86% menjadi 232,7 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan produksi bawang merah di Jawa Barat turun 2,58% menjadi 194,73 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan produksi bawang merah dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Tengah 584,03 ribu ton
- Jawa Timur 499,46 ribu ton
- Sulawesi Selatan 322,72 ribu ton
- Sumatera Barat 232,7 ribu ton
- Jawa Barat 194,73 ribu ton
- Nusa Tenggara Barat 171,47 ribu ton
- Sumatera Utara 52,1 ribu ton
- Bali 39.832 ton
- DI Yogyakarta 26,72 ribu ton
- Jambi 21,86 ribu ton