Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Paniai, Papua Tengah sebesar 258497 rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 67,3 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 154523 rupiah per kapita per bulan. Kenaikan ini merupakan peningkatan terbesar yang terjadi di wilayah ini selama tujuh tahun periode pengamatan data.
(Baca: Nilai Minimal Tes Terstandar Masuk ke SMA NEGERI 10 DEPOK | 2025)
Selama periode 2018 sampai 2024, pengeluaran untuk kategori ini mengalami pergerakan naik turun yang tajam. Pada tahun 2019 tercatat kenaikan 27,3 persen, kemudian pada tahun 2020 turun sebesar 54,3 persen, naik kembali 112,9 persen pada tahun 2021, lalu turun berturut-turut pada tahun 2022 sebesar 46,2 persen dan sedikit turun 6,3 persen pada tahun 2023 sebelum akhirnya naik tajam pada tahun 2024. Anomali terbesar terjadi pada tahun 2021 dimana terjadi peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari komponen pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024, pengeluaran terbesar masyarakat Kabupaten Paniai dialokasikan untuk rokok dan tembakau sebesar 81073 rupiah per kapita per bulan. Setelah itu secara berurutan adalah sabun mandi 54855 rupiah, perawatan pribadi 50596 rupiah, makanan jadi 29419 rupiah, dan pengeluaran untuk kecantikan sebesar 4028 rupiah per kapita setiap bulannya.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Papua Tengah, Kabupaten Paniai menempati urutan kelima dari delapan kabupaten yang ada untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Di atas Kabupaten Paniai secara berurutan adalah Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Nabire. Pada tingkat nasional, wilayah ini menempati peringkat 195 dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Kabupaten Mimika
Kabupaten Mimika menempati urutan pertama se-provinsi Papua Tengah untuk pengeluaran aneka barang dan jasa dengan nilai 533260 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu pengeluaran total per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Mimika mencapai 1735786 rupiah pada tahun 2024, menempatkan wilayah ini pada urutan kedua se-provinsi setelah Kabupaten Puncak Jaya.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Libya 2024)
Kabupaten Puncak Jaya
Kabupaten Puncak Jaya mencatat pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 529794 rupiah per kapita per bulan tahun 2024, mengalami kenaikan 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini merupakan pemilik pengeluaran per kapita total tertinggi se-provinsi Papua Tengah dengan nilai 2808386 rupiah per kapita setiap bulan. Untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Puncak Jaya juga secara konsisten menempati urutan pertama selama periode pengamatan data.
Kabupaten Nabire
Kabupaten Nabire berada pada urutan keempat se-provinsi untuk pengeluaran aneka barang dan jasa dengan nilai 296826 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Wilayah ini mengalami sedikit penurunan sebesar 5,3 persen dibandingkan tahun 2023. Pengeluaran total per kapita di Kabupaten Nabire mencapai 1636282 rupiah per bulan tahun 2024, menempatkan wilayah ini pada urutan ketiga se-provinsi Papua Tengah untuk kategori pengeluaran seluruh barang dan jasa.
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Intan Jaya menempati urutan ketiga se-provinsi dengan pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 321647 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 9,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun mengalami penurunan untuk kategori aneka barang, pengeluaran makanan di Kabupaten Intan Jaya justru naik sebesar 61 persen pada tahun 2024, menjadikan wilayah ini menempati urutan kedua se-provinsi untuk kategori pengeluaran makanan per kapita.