Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, mencapai 258.497 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 67,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 154.523 Rupiah per kapita per bulan. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya mencapai 103.973,5 Rupiah per kapita per bulan. Informasi ini berasal dari data yang diolah dari Susenas.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Tuvalu 2015 - 2024)
Pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Paniai pada 2024 menempati peringkat ke-5 di antara kabupaten/kota seprovinsi Papua Tengah, dan peringkat ke-24 di pulau Papua, serta peringkat ke-195 di seluruh Indonesia. Pengeluaran tertinggi untuk aneka barang dan jasa di provinsi ini dimiliki oleh Kabupaten Mimika dengan 533.260 Rupiah per kapita per bulan, diikuti oleh Kabupaten Puncak Jaya (529.794 Rupiah), Kabupaten Intan Jaya (321.647 Rupiah), dan Kabupaten Nabire (296.826 Rupiah).
Secara historis, pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Paniai mengalami fluktuasi yang signifikan selama tujuh tahun terakhir. Pada tahun 2019, pengeluaran naik sebesar 27,3 persen menjadi 314.818 Rupiah per kapita per bulan, namun turun secara drastis sebesar 54,3 persen pada tahun 2020 menjadi 143.907 Rupiah. Tahun 2021 melihat kenaikan kembali sebesar 112,9 persen, sebelum turun sebesar 46,2 persen pada 2022 dan sedikit turun sebesar 6,3 persen pada 2023. Kenaikan terbesar terjadi pada tahun 2024 dengan 67,3 persen, mengembalikan pengeluaran ke level yang mendekati tahun 2019.
Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Paniai pada 2024 didukung oleh beberapa kategori pengeluaran spesifik. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau mencapai 81.073 Rupiah, yang merupakan kategori tertinggi di antara data pendukung. Diikuti oleh sabun mandi (54.855 Rupiah), perawatan (50.596 Rupiah), makanan jadi (29.419 Rupiah), dan kecantikan (4.028 Rupiah).
Dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023), pengeluaran aneka barang dan jasa di 2024 lebih tinggi sebesar sekitar 45 persen. Rata-rata pengeluaran selama tiga tahun tersebut adalah 208.577 Rupiah per kapita per bulan, sedangkan tahun 2024 mencapai 258.497 Rupiah. Namun, jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir (2019-2023), rata-rata pengeluaran adalah 217.292 Rupiah, sehingga tahun 2024 masih menunjukkan kenaikan yang signifikan.
Kabupaten Puncak Jaya
Kabupaten Puncak Jaya menempati peringkat pertama untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di provinsi Papua Tengah pada tahun 2024 dengan 919.773 Rupiah, meskipun mengalami penurunan sebesar 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1.174.903 Rupiah). Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, kabupaten ini juga berada di peringkat pertama dengan 2.808.386 Rupiah per kapita sebulan, meskipun turun sebesar 7,6 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan di sini mencapai 1.888.613 Rupiah per kapita sebulan pada 2024, naik sebesar 5,1 persen dari tahun sebelumnya, yang menunjukkan bahwa penurunan total disebabkan oleh penurunan pengeluaran bukan makanan.
(Baca: 98,9% Penduduk di Kabupaten Tapin Beragama Islam)
Kabupaten Mimika
Kabupaten Mimika berada di peringkat kedua untuk rata-rata pengeluaran bukan makanan dengan 850.183 Rupiah per kapita sebulan pada 2024, naik sebesar 12,7 persen dari tahun sebelumnya (754.416 Rupiah). Pengeluaran total makanan dan bukan makanan turun sebesar 21,9 persen menjadi 1.735.786 Rupiah, meskipun pengeluaran makanan naik sebesar 16,4 persen menjadi 885.603 Rupiah. Pengeluaran aneka barang dan jasa di sini mencapai 533.260 Rupiah per kapita sebulan pada 2024, turun sedikit sebesar 15,4 persen dari tahun sebelumnya, namun tetap menjadi tertinggi di provinsi.
Kabupaten Nabire
Kabupaten Nabire menempati peringkat ketiga untuk pengeluaran bukan makanan dengan 840.637 Rupiah per kapita sebulan pada 2024, naik sebesar 23,8 persen dari tahun sebelumnya (678.847 Rupiah). Pengeluaran total makanan dan bukan makanan turun sebesar 9,7 persen menjadi 1.636.282 Rupiah, sedangkan pengeluaran makanan naik sebesar 8,1 persen menjadi 795.645 Rupiah. Pengeluaran aneka barang dan jasa di sini mencapai 296.826 Rupiah per kapita sebulan pada 2024, turun sedikit sebesar 5,3 persen dari tahun sebelumnya, dan berada di peringkat keempat di provinsi.
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Intan Jaya berada di peringkat keempat untuk pengeluaran bukan makanan dengan 412.490 Rupiah per kapita sebulan pada 2024, naik sebesar 61,2 persen dari tahun sebelumnya (255.812 Rupiah). Pengeluaran total makanan dan bukan makanan turun sebesar 42,4 persen menjadi 1.374.300 Rupiah, sedangkan pengeluaran makanan naik sebesar 61 persen menjadi 961.810 Rupiah. Pengeluaran aneka barang dan jasa di sini mencapai 321.647 Rupiah per kapita sebulan pada 2024, turun sedikit sebesar 9,2 persen dari tahun sebelumnya, dan berada di peringkat ketiga di provinsi.