Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Way Kanan pada tahun 2024 sebesar 42759 Rupiah, mengalami penurunan sebesar 10,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran ini merupakan penurunan setelah mencapai titik tertinggi pada tahun 2023 sebesar 47867 Rupiah. Sejak tahun 2018, pengeluaran untuk sabun mandi di wilayah ini cenderung naik secara bertahap, dengan pengecualian penurunan sedikit pada tahun 2021 dari 41505 Rupiah menjadi 41256 Rupiah, sebelum kembali naik hingga tahun 2023.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Lampung Timur Periode 2004 - 2024)
Pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Way Kanan sebesar 42759 Rupiah pada tahun 2024 menyumbang sekitar 25,2 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa sebesar 169819 Rupiah. Nilai ini juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran untuk kecantikan (31831 Rupiah) dan perawatan (38961 Rupiah), namun jauh lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk rokok dan tembakau (120330 Rupiah) serta makanan jadi (164105 Rupiah).
Berdasarkan data BPS, Kabupaten Way Kanan menempati peringkat ke-15 di antara kabupaten/kota seprovinsi Lampung untuk pengeluaran sabun mandi tahun 2024, menjadi wilayah dengan pengeluaran terendah di provinsi tersebut. Di tingkat pulau Sumatera, wilayah ini berada di peringkat ke-147, dan di tingkat nasional peringkat ke-470. Lima kabupaten/kota dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi di Lampung tahun 2024 adalah Kota Bandar Lampung (76319 Rupiah, penurunan 9,9 persen), Kota Metro (65440 Rupiah, kenaikan 8,3 persen), Kabupaten Pesisir Barat (56597 Rupiah, kenaikan 11 persen), Kabupaten Tulang Bawang (50895 Rupiah, kenaikan 17,6 persen), dan Kabupaten Lampung Barat (50057 Rupiah, kenaikan 6,1 persen).
Rata-rata pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Way Kanan selama tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 44722 Rupiah, yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun pertama (2018-2022) sebesar 39700 Rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan pada tahun 2024, tren pengeluaran jangka panjang masih cenderung naik. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2019 dengan persentase 11,4 persen dari tahun 2018, sedangkan penurunan tertinggi terjadi pada tahun 2024 dengan persentase 10,7 persen dari tahun 2023.
Kota Bandar Lampung
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Bandar Lampung tahun 2024 sebesar 975428 Rupiah, mengalami kenaikan 6,3 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ke-1 di provinsi Lampung untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1776286 Rupiah, mengalami penurunan 22,3 persen dari tahun 2023, meskipun pengeluaran makanan sendiri naik sedikit sebesar 3,5 persen menjadi 800857 Rupiah dan menempati peringkat ke-2 di Lampung.
(Baca: Persentase Penduduk Miskin di Perkotaan Periode 2013-2025)
Kota Metro
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Metro tahun 2024 sebesar 852148 Rupiah, mengalami kenaikan 0,8 persen dari tahun sebelumnya dan menempati peringkat ke-2 di Lampung. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1636983 Rupiah, naik 1,8 persen dari tahun 2023, dengan pengeluaran makanan sebesar 784835 Rupiah yang naik 15,2 persen dan menempati peringkat ke-3 di provinsi. Kota Metro menjadi salah satu wilayah di Lampung yang mengalami kenaikan di semua kategori pengeluaran utama tahun 2024.
Kabupaten Pesisir Barat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Pesisir Barat tahun 2024 sebesar 614720 Rupiah, mengalami kenaikan 46,2 persen dari tahun sebelumnya dan menempati peringkat ke-3 di Lampung. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1436836 Rupiah, naik 12,8 persen dari tahun 2023, dengan pengeluaran makanan sebesar 822116 Rupiah yang naik 51,2 persen dan menjadi tertinggi di provinsi. Wilayah ini memiliki pertumbuhan pengeluaran makanan tertinggi di Lampung tahun 2024.
Kabupaten Way Kanan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Way Kanan tahun 2024 sebesar 503497 Rupiah, mengalami kenaikan 18,5 persen dari tahun sebelumnya dan menempati peringkat ke-7 di Lampung. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1187972 Rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 4,3 persen dari tahun 2023, meskipun pengeluaran makanan naik 15,9 persen menjadi 684475 Rupiah dan menempati peringkat ke-5 di provinsi. Penurunan total pengeluaran ini tidak diikuti oleh penurunan pengeluaran makanan dan bukan makanan, menunjukkan adanya penyesuaian pengeluaran di kategori lain.