PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jepang 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 22/04/2026 12:37 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jepang 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jepang pada tahun 2024 mencapai nilai 93,32 unit, menunjukkan peningkatan sebesar 0,45% dibandingkan tahun 2023 (92,91 unit). Dalam tiga tahun terakhir (2021-2023), nilai ini mengalami penurunan tajam sebesar 6,28% pada 2022 dari 2021 (98,69 unit), kemudian membaik sedikit pada 2023 dan 2024. Nilai 2024 berada di atas rata-rata tiga tahun terakhir (94,7 unit) tetapi di bawah rata-rata lima tahun terakhir (97,61 unit), menunjukkan kondisi ekonomi PPP Jepang yang masih belum pulih ke level lima tahun sebelumnya.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Somalia 2015 - 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Jepang terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Dalam periode 10 tahun terakhir (2015-2024), nilai tertinggi PDB PPP Jepang tercatat pada 2015 sebesar 107,63 unit, sedangkan nilai terendah ada pada 2022 sebesar 92,49 unit. Anomali terjadi pada 2022, di mana penurunan nilai sebesar 6,28% jauh lebih besar daripada perubahan tahunan rata-rata 10 tahun terakhir yang berkisar antara -2,5% hingga +1,2%. Penurunan ini merupakan kontraksi terbesar dalam dekade, di mana nilai PDB PPP Jepang menyusut secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Secara peringkat regional Asia, posisi Jepang tetap berada di peringkat ke-6 pada tahun 2024, sama seperti tahun-tahun sebelumnya mulai dari 2016. Tidak ada perubahan peringkat ini karena negara-negara tetangga seperti Uzbekistan (peringkat 1), Mongolia (2), Korea Selatan (3), Kazakhstan (4), dan Armenia (5) tetap mempertahankan nilai PDB PPP yang lebih tinggi daripada Jepang selama periode tersebut.

(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA2 Kota Depok 2025)

IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Jepang akan mengalami kontraksi sebesar 0,73% pada 2025 menjadi 92,638 unit, kemudian turun lagi sebesar 0,48% pada 2026 menjadi 92,194 unit. Setelah itu, nilai akan sedikit pulih sebesar 0,13% pada 2027, dengan fluktuasi kecil (perubahan naik turun dalam rentang 0,1% hingga 0,15%) hingga 2030. Proyeksi ini menunjukkan kondisi ekonomi PPP Jepang akan memburuk pada 2025 dan 2026 sebelum stabil dengan peningkatan minimal pada tahun-tahun berikutnya.

Dibandingkan negara-negara Asia berdekatan, nilai PDB PPP Jepang tahun 2024 (93,32 unit) lebih rendah daripada Korea Selatan (785,641 unit), Kazakhstan (159,911 unit), dan Armenia (146,208 unit), tetapi lebih tinggi daripada Nepal (34,154 unit) dan Pakistan (66,568 unit). Tingkat pertumbuhan PDB PPP Jepang tahun 2024 (0,45%) juga jauh lebih rendah daripada Uzbekistan (10,67%) dan Mongolia (5,69%), tetapi lebih baik daripada Maladewa (-0,95%) dan Armenia (-1,28%).

Data Populer

Loading...