- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Jepang yang menunjukkan pergerakan nilai hingga tahun 2024 tercatat di angka 93,32 unit. Sepanjang tiga tahun terakhir yaitu 2022, 2023 dan 2024, Jepang mencatat pergerakan sangat lambat, setelah anjlok dalam pada 2022, hanya tumbuh 0,45% secara berturut-turut pada 2023 dan 2024. Tidak ada akselerasi pertumbuhan sama sekali dalam dua tahun terakhir ini.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di El Salvador 2024)
Jika dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir yang berada di angka 92,91 unit, nilai 2024 hanya mencatat kenaikan sangat tipis sebesar 0,44 persen. Sedangkan rata-rata lima tahun terakhir berada di angka 95,63 unit, yang artinya kondisi saat ini masih berada jauh di bawah rata-rata lima tahun sebelumnya. Ini menunjukkan pertumbuhan tiga tahun terakhir secara kualitatif lebih buruk dibandingkan periode lima tahun sebelumnya.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Jepang terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Sepanjang 10 tahun data tercatat, kontraksi terparah terjadi pada tahun 2022 dengan penurunan sebesar 6,28 persen. Kata kontraksi pada data ini berarti nilai daya beli riil ekonomi Jepang secara agregat menyusut dibanding tahun sebelumnya, bukan hanya perlambatan pertumbuhan. Sementara itu titik tertinggi nilai PDB PPP Jepang tercatat pada tahun 2015 di angka 107,63 unit, penurunan konsisten terjadi sejak tahun itu kecuali dua tahun terakhir dengan kenaikan mikro.
Fluktuatif yang terjadi pada data ini bukan berarti naik turun bergantian, melainkan penurunan berkelanjutan selama 7 tahun berturut-turut dari 2015 hingga 2022, sebelum akhirnya berhenti jatuh dan berjalan datar sejak 2022. Tidak ada satu tahun pun setelah 2019 yang mampu mengembalikan nilai ke atas level 100 unit. Anomali penurunan 6,28% pada 2022 merupakan penurunan terbesar dalam 10 tahun terakhir, 2,6 kali lebih dalam dibanding kontraksi terdalam sebelumnya pada 2020.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Kudus | 2024)
Berdasarkan ranking regional Asia, posisi Jepang tetap berada di peringkat 6 sejak tahun 2016, tidak ada perubahan kenaikan maupun penurunan peringkat selama 8 tahun berturut-turut. Bahkan ketika terjadi kontraksi dalam pada 2022, posisi peringkat regional Jepang tidak bergeser sama sekali.
Berdasarkan proyeksi IMF hingga 2030, nilai PDB PPP Jepang tidak akan menunjukkan perbaikan berarti. Setelah 2024, proyeksi menunjukkan akan terjadi kontraksi kecil kembali pada 2025 dan 2026, sebelum kemudian berjalan sangat datar dengan pertumbuhan dibawah 0,2 persen setiap tahunnya. Artinya kondisi ekonomi berdasarkan indikator ini tidak akan membaik, hanya akan bertahan stagnan pada level rendah.
Jika dibandingkan dengan negara lain di wilayah Asia, pertumbuhan PDB PPP Jepang 0,45% pada 2024 berada jauh di bawah negara dengan pertumbuhan terbaik tiga tahun terakhir yaitu Uzbekistan yang mencatat pertumbuhan rata-rata 10,66 persen. Bahkan dibandingkan Korea Selatan yang berada di peringkat 3 regional, pertumbuhan Jepang hanya seperempat dari pertumbuhan Korea Selatan pada periode yang sama.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |