PDB

PDB Menurut Daya Beli di Jepang 2024

1
Agus Dwi Darmawan 09/06/2026 16:29 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jepang 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Jepang sampai tahun 2024 tercatat pada angka 93,32 unit. Data tahun 2024 ini menunjukkan kenaikan sebesar 0,45 persen dibanding tahun 2023, menjadi tahun kedua berturut-turut terjadi pertumbuhan positif setelah kontraksi selama 7 tahun berturut-turut sebelumnya. Kontraksi yang dimaksud adalah periode penurunan nilai indikator secara berkelanjutan setiap tahun tanpa ada kenaikan sama sekali.

(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Toraja Utara Rp.50,63 Juta Data per 2025)

Tiga tahun terakhir periode 2022-2024 menunjukkan pola pergerakan yang sangat landai. Setelah terjadi kontraksi sangat dalam turun 6,28 persen pada tahun 2022, tahun 2023 dan 2024 masing-masing hanya mencatatkan pertumbuhan sangat kecil sebesar 0,45 persen. Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir tercatat hanya turun 1,79 persen, sedikit lebih baik dibanding rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang tercatat turun 2,13 persen.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Jepang terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Sepanjang 10 tahun data historis tercatat, kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2015 sebesar 1,17 persen. Sedangkan penurunan terendah atau kontraksi terdalam terjadi pada tahun 2022 yang juga menjadi satu-satunya anomali penurunan melebihi 5 persen dalam 10 tahun terakhir. Sebelum tahun 2022, penurunan tahunan tidak pernah melebihi angka 2,5 persen sepanjang periode pengamatan.

Fluktuatif yang terjadi pada data ini artinya selama 8 tahun pertama periode 2015 sampai 2022 nilai indikator selalu turun setiap tahun secara konsisten, kemudian setelah mencapai titik terendah pada tahun 2022, pergerakan nilai berhenti turun dan mulai berjalan datar dengan kenaikan sangat kecil sampai tahun 2024. Tidak ada lonjakan kenaikan yang berarti setelah titik terendah tersebut.

(Baca: Provinsi Maluku Ekspor US$725,88 Ribu Ikan Kerang Kerangan Moluska dan Olahannya)

Berdasarkan peringkat regional Asia, posisi Jepang tetap berada di urutan ke-6 sepanjang tahun 2016 sampai 2024. Peringkat ini tidak berubah meskipun terjadi pergerakan nilai indikator, tidak ada kenaikan maupun penurunan peringkat dibanding tahun sebelumnya. Di wilayah Asia, posisi Jepang berada dibawah Korea Selatan, Mongolia dan Uzbekistan.

Berdasarkan proyeksi IMF sampai tahun 2030, kondisi ekonomi yang diukur dari indikator ini tidak akan menunjukkan perbaikan berarti. Setelah tahun 2024, proyeksi menunjukkan akan terjadi kembali penurunan pada tahun 2025 dan 2026, kemudian hanya bergerak datar di kisaran angka 92 unit sampai akhir periode proyeksi. Rata-rata pertumbuhan proyeksi 6 tahun ke depan hanya tercatat turun 0,16 persen per tahun.

Dibandingkan negara lain di wilayah Asia, pertumbuhan PDB PPP Jepang tahun 2024 sebesar 0,45 persen berada jauh dibawah rata-rata pertumbuhan negara kawasan Asia yang sebagian besar mencatatkan pertumbuhan diatas 1 persen. Hanya ada 6 negara di wilayah Asia yang mencatatkan pertumbuhan lebih rendah dari Jepang pada tahun yang sama. Ini menunjukkan pemulihan ekonomi Jepang masih berjalan paling lambat dibanding sebagian besar negara di kawasan yang sama.

Data Pasar

Macro update by
13 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.959 +0.19
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...