PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jepang 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 10/01/2026 09:38 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jepang 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jepang pada 2024 sebesar 93.32 unit. Angka ini menunjukkan sedikit peningkatan dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 92.91 unit. Namun, secara umum, terlihat adanya penurunan jika dibandingkan dengan nilai pada tahun-tahun sebelumnya.

Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), PDB PPP Jepang menunjukkan fluktuasi. Pada tahun 2022, terjadi penurunan signifikan menjadi 92.49 unit, diikuti kenaikan tipis pada 2023 dan 2024. Pertumbuhan tahunan selama periode ini juga relatif kecil, yaitu 0.45% pada tahun 2023 dan 2024.

(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa di Kab. Bolaang Mongondow Selatan 2018 - 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Jepang terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Jika dibandingkan dengan rata-rata PDB PPP Jepang dalam lima tahun terakhir (2019-2023), yaitu sekitar 96.6 unit, maka nilai tahun 2024 masih berada di bawah rata-rata tersebut. Ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jepang, dilihat dari PDB PPP, belum sepenuhnya pulih ke tingkat sebelum tahun 2019.

Kenaikan tertinggi PDB PPP Jepang dalam data historis terjadi pada tahun 2015 dengan nilai 107.63 unit. Sementara itu, nilai terendah tercatat pada tahun 2022 dengan 92.49 unit. Penurunan pada tahun 2022 merupakan anomali jika dibandingkan dengan tren 10 tahun terakhir, yang umumnya menunjukkan angka di atas 100 unit.

Peringkat Jepang berdasarkan PDB PPP di kawasan Asia tetap berada di posisi keenam. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada sedikit perbaikan dalam nilai PDB PPP, posisinya relatif stabil dibandingkan negara-negara lain di kawasan tersebut.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Chad 2015 - 2024)

IMF memproyeksikan PDB PPP Jepang akan terus mengalami penurunan hingga tahun 2026, mencapai 92.194 unit. Setelah itu, diproyeksikan akan ada sedikit kenaikan, namun tetap berada di bawah angka 93 unit hingga tahun 2030. Proyeksi ini mengindikasikan bahwa kondisi ekonomi Jepang, dari sudut pandang PDB PPP, belum menunjukkan perbaikan signifikan dalam jangka menengah.

Jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia, PDB PPP Jepang masih jauh di bawah Tiongkok (RRC - Tiongkok) yang mencapai 3365.594 unit dan India dengan 1187.784 unit. Korea Selatan mencatatkan 785.641 unit. Dalam hal pertumbuhan PDB PPP, Jepang mencatatkan 0.45%, jauh di bawah Pakistan (19.84%) dan Uzbekistan (10.66%). Peringkat Jepang di Asia adalah 6, di bawah Tiongkok, Mongolia, Kazakhstan, Armenia dan Korea Selatan.

Data Populer

Loading...