Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, mencapai 77.576 rupiah pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 38,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih pengeluaran sebesar 21.493,4 rupiah dari tahun 2023 yang sebesar 56.082 rupiah. Pengeluaran ini menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir mulai dari 2018 hingga 2024.
Dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang mencapai 232.609 rupiah, pengeluaran untuk sabun mandi menyumbang sekitar 33,4 persen dari total tersebut. Pengeluaran sabun mandi juga lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan yang sebesar 26.124 rupiah, dan mendekati pengeluaran untuk perawatan yang sebesar 59.177 rupiah pada tahun yang sama.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Sigi | 2024)
Data historis dari 2018 hingga 2024 menunjukkan fluktuasi yang signifikan pada pengeluaran sabun mandi di wilayah ini. Tahun 2018, pengeluaran mencapai 47.507 rupiah, kemudian naik 27,4 persen ke 60.535 rupiah pada 2019, dan naik lagi 19,4 persen ke 72.263 rupiah pada 2020. Tahun 2021 terjadi penurunan yang cukup drastis sebesar 37,1 persen menjadi 45.455 rupiah, sebelum naik kembali 64,8 persen ke 74.888 rupiah pada 2022. Tahun 2023, pengeluaran turun sedikit sebesar 25,1 persen menjadi 56.082 rupiah, sebelum kembali naik 38,3 persen ke level tertinggi di 2024.
Pada perbandingan dengan kabupaten lain di Provinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Pegunungan Bintang berada di peringkat ke-4 untuk pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten yang berada di atasnya adalah Kabupaten Lanny Jaya (peringkat 1, 254.270 rupiah, pertumbuhan 75,5 persen), Kabupaten Jayawijaya (peringkat 2, 155.917 rupiah, pertumbuhan 12,5 persen), dan Kabupaten Yalimo (peringkat3, 85.141 rupiah, pertumbuhan8,1 persen). Sementara itu, Kabupaten Mamberamo Tengah berada di peringkat ke-5 dengan pengeluaran 61.144 rupiah dan pertumbuhan 41,2 persen.
Kabupaten Yalimo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk barang bukan makanan di Kabupaten Yalimo mencapai 995.527 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 91,2 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-1 di Provinsi Papua Pegunungan. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 2.441.485 rupiah, turun sedikit sebesar 28,9 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-2. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan mencapai 1.445.958 rupiah, naik 18,3 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-2 di provinsi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Selatan 2015 - 2024)
Kabupaten Lanny Jaya
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk barang bukan makanan di Kabupaten Lanny Jaya mencapai 809.948 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 24,3 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-2 di Provinsi Papua Pegunungan. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 2.739.159 rupiah, naik 25,4 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-1. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan mencapai 1.929.211 rupiah, naik 19,6 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-1 di provinsi.
Kabupaten Jayawijaya
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk barang bukan makanan di Kabupaten Jayawijaya mencapai 750.830 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 8,1 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-3 di Provinsi Papua Pegunungan. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 1.797.817 rupiah, turun sedikit sebesar 17,8 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-3. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan mencapai 1.046.987 rupiah, turun sedikit sebesar 4,4 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-4 di provinsi.
Kabupaten Pegunungan Bintang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk barang bukan makanan di Kabupaten Pegunungan Bintang mencapai 624.824 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 46,3 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-4 di Provinsi Papua Pegunungan. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 1.778.629 rupiah, naik 13,9 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-4. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan mencapai 1.153.805 rupiah, naik 16,5 persen dari tahun sebelumnya dan berada di peringkat ke-3 di provinsi.