Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Nias Barat pada tahun 2024 mencapai 11136 Rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 15,3 persen dibandingkan tahun 2023, dan menjadi pengeluaran tertinggi selama periode pencatatan tahun 2018 hingga 2024. Selisih penambahan pengeluaran tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 1473,5 Rupiah per orang setiap bulannya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Jakarta Utara | 2004 - 2025)
Sepanjang tujuh tahun pencatatan, pengeluaran kecantikan wilayah ini pernah mengalami penurunan pada tahun 2019 sebesar 17 persen. Setelah tahun 2019, angka pengeluaran bergerak relatif stabil dengan perubahan sedikit naik maupun sedikit turun hingga tahun 2022. Mulai tahun 2023 hingga 2024, terlihat kenaikan yang konsisten dan semakin besar setiap tahunnya.
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran masyarakat, pengeluaran untuk kecantikan hanya menyumbang sekitar 0,71 persen dari total rata-rata pengeluaran per kapita sebulan. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi sebesar 49387 Rupiah, pengeluaran rokok dan tembakau sebesar 70709 Rupiah, maupun pengeluaran sabun mandi yang mencapai 38740 Rupiah per kapita setiap bulan.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Nias Barat menempati urutan ke 33 dari total 33 kabupaten dan kota yang tercatat. Artinya wilayah ini memiliki pengeluaran kecantikan terendah dibandingkan seluruh wilayah lain di provinsi yang sama. Secara nasional, kabupaten ini berada di peringkat 505 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan peringkat 154 dari seluruh wilayah di Pulau Sumatera.
Perbandingan Dengan Wilayah Lain Di Sumatera Utara
Sebagai perbandingan, tiga wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di Sumatera Utara tahun 2024 adalah Kota Tebing Tinggi dengan 61572 Rupiah, Kota Medan dengan 52554 Rupiah, dan Kota Sibolga dengan 47583 Rupiah. Dari ketiga wilayah tersebut, Kota Tebing Tinggi juga mencatat pertumbuhan pengeluaran kecantikan tertinggi sebesar 60,1 persen, diikuti Kota Padang Sidimpuan sebesar 30,2 persen dan Kabupaten Toba Samosir sebesar 29,9 persen. Peringkat urutan kabupaten ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Barat 2015 - 2024)
Profil Pengeluaran Total Masyarakat
Untuk total pengeluaran per kapita gabungan makanan dan bukan makanan, Kabupaten Nias Barat juga menempati urutan terakhir yaitu peringkat 33 di Sumatera Utara pada tahun 2024 dengan nilai total 747818 Rupiah per bulan. Angka ini mengalami sedikit penurunan sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara untuk pengeluaran makanan saja, wilayah ini tetap berada di urutan terakhir dengan nilai 434311 Rupiah per kapita per bulan, namun justru mengalami kenaikan 18,7 persen dibandingkan tahun 2023.
Pola Pertumbuhan Lima Tahun Terakhir
Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pengeluaran kecantikan di Kabupaten Nias Barat mencapai 3,3 persen setiap tahunnya. Kenaikan pada tahun 2024 menjadi satu-satunya pertumbuhan di atas 10 persen selama periode tujuh tahun pencatatan. Tidak ditemukan anomali penurunan drastis diluar penurunan tahun 2019, dan seluruh data setelah tahun 2020 menunjukkan pergerakan angka yang selalu berada di atas 8000 Rupiah per kapita per bulan.
Distribusi Pengeluaran Bukan Makanan
Khusus untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Nias Barat kembali menempati urutan 33 di seluruh wilayah Sumatera Utara dengan nilai 313507 Rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Angka ini mengalami kenaikan 25,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi untuk kategori bukan makanan di seluruh provinsi. Meskipun masih berada di urutan paling bawah, pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat untuk mengonsumsi barang diluar kebutuhan pokok makanan.