Jumlah pekerja di Kota Bima mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Sementara itu dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 94.370 pekerja dan di tahun 2024 turun menjadi 84.070 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: PDRB ADHB di Kota Lubuk Linggau Menurut Sektor pada 2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bima pada Desember 2024, berkurang 0,3% menjadi 3,27% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 3,73%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Bima mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 98.022 pekerja dan di tahun 2024 turun menjadi 86.914 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 312 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bima berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,04 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,16 persen.
Data Kependudukan di Kota Bima:
Jumlah penduduk di Kota Bima tercatat 163,82 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 1,09%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,65%.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Maluku Tengah 2016-2025)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Nusa Tenggara Barat, kabupaten/kota ini berada di urutan sembilan, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 35.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Bima pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 11,22 ribu jiwa (6,85%)
- Umur 5-9 tahun 15,27 ribu jiwa (9,32%)
- Umur 10-14 tahun 14,85 ribu jiwa (9,06%)
- Umur 15-19 tahun 14,12 ribu jiwa (8,62%)
- Umur 20-24 tahun 13,46 ribu jiwa (8,22%)
- Umur 25-29 tahun 12,56 ribu jiwa (7,67%)
- Umur 30-34 tahun 12,43 ribu jiwa (7,59%)
- Umur 35-39 tahun 12,85 ribu jiwa (7,85%)
- Umur 40-44 tahun 12,57 ribu jiwa (7,67%)
- Umur 45-49 tahun 11,2 ribu jiwa (6,83%)
- Umur 50-54 tahun 9,23 ribu jiwa (5,64%)
- Umur 55-59 tahun 7,84 ribu jiwa (4,78%)
- Umur 60-64 tahun 5,82 ribu jiwa (3,55%)
- Umur 65-69 tahun 4,17 ribu jiwa (2,55%)
- Umur 70-74 tahun 2,93 ribu jiwa (1,79%)
- Umur lebih dari 75 tahun 3,29 ribu jiwa (2,01%)