Jumlah pekerja di Kota Bima dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 94.370 pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 87.794 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 84.070 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Umur 0-4 Tahun Periode 2018-2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bima mencapai 3,27% pada 2024. Angka ini berkurang 0,3% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 3,57%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,45%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Bima mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 98.022 pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 4.132 pekerja menjadi 86.914 pekerja pada tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 312 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bima berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,04 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,16 persen.
Data Kependudukan di Kota Bima:
Jumlah penduduk di Kota Bima tercatat 163,82 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 1,09%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,65%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Nusa Tenggara Barat, jumlah penduduk Kota Bima berada di urutan sembilan, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 35.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Timor Tengah Selatan Menurut Sektor pada 2024)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Bima pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 11,22 ribu jiwa (6,85%)
- Umur 5-9 tahun 15,27 ribu jiwa (9,32%)
- Umur 10-14 tahun 14,85 ribu jiwa (9,06%)
- Umur 15-19 tahun 14,12 ribu jiwa (8,62%)
- Umur 20-24 tahun 13,46 ribu jiwa (8,22%)
- Umur 25-29 tahun 12,56 ribu jiwa (7,67%)
- Umur 30-34 tahun 12,43 ribu jiwa (7,59%)
- Umur 35-39 tahun 12,85 ribu jiwa (7,85%)
- Umur 40-44 tahun 12,57 ribu jiwa (7,67%)
- Umur 45-49 tahun 11,2 ribu jiwa (6,83%)
- Umur 50-54 tahun 9,23 ribu jiwa (5,64%)
- Umur 55-59 tahun 7,84 ribu jiwa (4,78%)
- Umur 60-64 tahun 5,82 ribu jiwa (3,55%)
- Umur 65-69 tahun 4,17 ribu jiwa (2,55%)
- Umur 70-74 tahun 2,93 ribu jiwa (1,79%)
- Umur lebih dari 75 tahun 3,29 ribu jiwa (2,01%)