Polusi Udara DKI Jakarta Malam Hari (15/7) Terparah di Indonesia

1
Irfan Fadhlurrahman 15/07/2026 18:32 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Daerah dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Tertinggi di Indonesia per 15 Juli 2026 Pukul 18.00 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Kualitas Udara di DKI Jakarta malam ini terburuk di Indonesia. Berdasarkan halaman Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Rabu (15/7/2026) pukul 18.00 WIB terungkap bahwa indeks kualitas udara di DKI Jakarta sebesar 113.

Menurut Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara KLHK, ISPU merupakan angka tanpa satuan yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mutu udara ambien di lokasi tertentu dan didasarkan kepada dampak terhadap kesehatan manusia, nilai estetika, dan makhluk hidup lainnya.

Perhitungan ISPU berdasarkan hasil pengukuran tujuh parameter pencemar udara yakni PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC. Pengukuran parameter pencemar udara tersebar di 72 stasiun di berbagai daerah.

(Baca: Banjir Mendominasi Kejadian Bencana di Indonesia Kuartal I 2026)

Berdasarkan Permen LHK No. 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara, ISPU pada rentang 0-50 memiliki kualitas udara baik, rentang 51-100 berarti kualitas udara sedang, dan rentang 101-200 kualitas udara tidak sehat yang bersifat merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Berikutnya, kualitas udara sangat tidak sehat pada rentang 201-300 dapat meningkatkan risiko kesehatan pada kelompok sensitif. Sementara, kualitas udara berbahaya pada rentang lebih dari 300 dapat merugikan kesehatan secara serius dan perlu penanganan cepat.

Di bawah DKI Jakarta, ada Banten yang menempati posisi kedua terburuk di Indonesia dengan indeks kualitas udara 105. Kemudian, di posisi ketiga ada Suamtera Utara dengan indeks kualitas udara 99.

Ini artinya, tidak ada wilayah yang memiliki kualitas udara berbahaya.

Berikut daftar 10 provinsi dengan indeks kualitas udara terburuk di Indonesia pada Rabu, 15 Juli 2026 pukul 18.00 WIB.

1. DKI Jakarta: 113

2. Banten: 105

3. Suamtera Utara: 99

4. Riau: 95

5. Sumatera Utara: 93

6. Jawa Tengah: 89

7. Sumatera Selatan: 88

8. Aceh: 87

9. Jawa Timur: 85

10. Jambi: 82

(Baca: Banjir Mendominasi Kejadian Bencana di Indonesia Kuartal I 2026)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
15 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.067 +0.11
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...