Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Madiun mencapai 4,34% pada 2024. Angka ini berkurang 0,79% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 5,14%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 1,5%.
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Madiun menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Namun, pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Madiun.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Musi Banyuasin)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 208 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Madiun dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 407,04 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 442,94 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 444,29 ribu pekerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Pohuwato 80.672 dan Angka Pengangguran 3,12%)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Madiun mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 383,28 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 4.803 pekerja menjadi 425 ribu pekerja pada tahun 2024.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Madiun tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,68 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,12 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jawa Timur pada 2024 yakni :
- Kabupaten Sidoarjo 6,49%
- Kabupaten Gresik 6,45%
- Kota Malang 6,1%
- Kabupaten Bangkalan 5,35%
- Kabupaten Malang 5,13%
- Kota Blitar 5,11%
- Kabupaten Kediri 5,1%
- Kabupaten Pasuruan 5,02%
- Kota Surabaya 4,91%
- Kabupaten Blitar 4,77%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Pacitan 1,56%
- Kabupaten Pamekasan 1,64%
- Kabupaten Sumenep 1,69%
- Kabupaten Ngawi 2,4%
- Kabupaten Sampang 2,5%
- Kabupaten Probolinggo 3%
- Kabupaten Situbondo 3,15%
- Kabupaten Jember 3,23%
- Kabupaten Lumajang 3,28%
- Kabupaten Magetan 3,28%