Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah tahun 2024 yang sedikit turun menjadi 13,08% dari 13,36% tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini sedikit turun 80 jiwa menjadi 23.050 jiwa, sementara total penduduk naik 3.899 jiwa menjadi 160.493 jiwa. Kabupaten Buol berada di rank ke-26 di pulau Sulawesi dan ke-143 se-Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan.
(Baca: Persentase Penduduk Miskin Periode 2013-2025)
Dari data historis 2004-2024, persentase kemiskinan Kabupaten Buol tertinggi di tahun 2005 (28,58%) dan terendah di tahun 2022 (12,85%). Pertumbuhan kemiskinan tertinggi di tahun 2015 (15,37%) dan terendah di tahun 2009 (-10,51%). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 13,09%, hampir sama dengan rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 13,06%. Rank seindonesia fluktuatif: dari 95 (2004) ke 74 (2005), lalu naik ke 113 (2006), hingga mencapai 143 di tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten tetangga di Sulawesi Tengah, Kabupaten Buol berada di posisi ke-3 persentase kemiskinan setelah Poso (14,23%) dan Parigi Moutong (14,2%). Jumlah penduduk miskinnya lebih banyak dari Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, tapi lebih sedikit dari Poso dan Parigi Moutong. Pendapatan per kapita tetangga seperti Parigi Moutong mencapai 51,06 juta rupiah per tahun, sedangkan garis kemiskinan Poso sebesar 620,27 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Banggai Laut
Berada di rank seindonesia 128 untuk persentase kemiskinan (13,78%), dengan jumlah penduduk miskin 11.160 jiwa atau sekitar 6,8% dari total penduduknya (77.395 jiwa). Pendapatan per kapita masyarakatnya sebesar 43,55 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan 5,44% tahun lalu. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah 443,88 ribu rupiah per kapita per bulan, yang lebih rendah dibandingkan sebagian besar kabupaten tetangga. Pertumbuhan jumlah penduduknya 2,52% tahun lalu, sedikit lebih tinggi daripada Kabupaten Buol.
Kabupaten Parigi Moutong
Menempati rank seindonesia 114 dengan persentase kemiskinan 14,2%, jumlah penduduk miskin mencapai 74.570 jiwa atau sekitar 16,2% dari total penduduknya (459.566 jiwa). Pendapatan per kapita terbesar di antara kabupaten tetangga, yaitu 51,06 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,17% tahun lalu. Garis kemiskinan di sini adalah 553,01 ribu rupiah per kapita per bulan, yang berada di tingkat menengah dibandingkan wilayah lain. Pertumbuhan jumlah penduduknya hanya 1,11% tahun lalu, jauh lebih rendah daripada Kabupaten Buol.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kep. Bangka Belitung 2015 - 2024)
Kabupaten Poso
Berada di rank seindonesia 113 dengan persentase kemiskinan tertinggi di antara kabupaten tetangga (14,23%), jumlah penduduk miskin 39.630 jiwa atau sekitar 15,7% dari total penduduknya (252.652 jiwa). Pendapatan per kapita sebesar 50,14 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,74% tahun lalu, yang cukup signifikan. Garis kemiskinan tertinggi di antara tetangga, yaitu 620,27 ribu rupiah per kapita per bulan, menunjukkan batas kemiskinan yang lebih sulit dicapai. Pertumbuhan jumlah penduduknya hanya 0,83% tahun lalu, yang paling rendah di antara semua kabupaten tetangga.
Kabupaten Sigi
Menempati rank seindonesia 166 dengan persentase kemiskinan terendah di antara kabupaten tetangga (12,06%), jumlah penduduk miskin 29.800 jiwa atau sekitar 11% dari total penduduknya (270.189 jiwa). Pendapatan per kapita sebesar 46,53 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan tertinggi di antara tetangga (9,11%) tahun lalu. Garis kemiskinan di sini adalah 463,01 ribu rupiah per kapita per bulan, yang sedikit lebih tinggi daripada Banggai Laut dan Toli Toli. Pertumbuhan jumlah penduduknya 2,09% tahun lalu, sedikit lebih rendah daripada Kabupaten Buol.
Kabupaten Toli Toli
Berada di rank seindonesia 153 dengan persentase kemiskinan 12,45%, jumlah penduduk miskin 30.390 jiwa atau sekitar 12,6% dari total penduduknya (241.224 jiwa). Pendapatan per kapita sebesar 47,35 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 5,81% tahun lalu. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah 441,98 ribu rupiah per kapita per bulan, yang terendah di antara semua kabupaten tetangga. Pertumbuhan jumlah penduduknya 2,17% tahun lalu, sedikit lebih rendah daripada Kabupaten Buol.
Kabupaten Banggai Kepulauan
Menempati rank seindonesia 156 dengan persentase kemiskinan 12,32%, jumlah penduduk miskin 14.860 jiwa atau sekitar 11,5% dari total penduduknya (129.171 jiwa). Pendapatan per kapita sebesar 43,17 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 8,08% tahun lalu, yang cukup tinggi. Garis kemiskinan di sini adalah 453,55 ribu rupiah per kapita per bulan, yang berada di tingkat menengah rendah dibandingkan tetangga. Pertumbuhan jumlah penduduknya 2,48% tahun lalu, hampir sama dengan Kabupaten Buol.