Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Luwu tahun 2024 mencapai 155.699 rupiah. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 4,8 persen dibandingkan tahun 2023. Pada tahun tersebut terjadi penambahan nilai sebesar 7.164 rupiah per kapita setiap bulannya dibandingkan periode tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Nusa Tenggara Barat 2015 - 2024)
Selama periode tujuh tahun pengamatan mulai 2018 sampai 2024, nilai pengeluaran ini mengalami pergerakan naik turun yang tercatat jelas. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan nilai 162.648 rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun tersebut terjadi penurunan sebesar 9,7 persen pada tahun 2022, kemudian sedikit naik pada tahun 2023 dan kembali naik pada tahun 2024. Penurunan pada tahun 2022 menjadi anomali satu-satunya penurunan lebih dari 5 persen selama periode data yang tersedia.
Dari seluruh 24 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Luwu menempati urutan ke 15 untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Secara nasional wilayah ini berada di urutan 449 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan dalam lingkup pulau Sulawesi menempati urutan ke 57. Posisi peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan catatan peringkat pada tahun sebelumnya.
Nilai pengeluaran aneka barang dan jasa Kabupaten Luwu tahun 2024 berada di bawah nilai Kabupaten Sinjai yang mencapai 162.290 rupiah, Kabupaten Wajo 163.595 rupiah, Kabupaten Kepulauan Selayar 164.126 rupiah, Kabupaten Luwu Utara 199.623 rupiah serta Kabupaten Pinrang 207.446 rupiah. Dari lima wilayah tersebut, hanya Kabupaten Luwu Utara yang mencatat pertumbuhan sedikit sebesar 3,2 persen, sedangkan empat wilayah lain mengalami penurunan pada tahun yang sama.
Pengeluaran Makanan Masyarakat Kabupaten Luwu
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Seluma 2018 - 2024)
Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk kategori makanan di Kabupaten Luwu tahun 2024 mencapai 560.761 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk indikator ini Kabupaten Luwu menempati urutan ke 19 dari seluruh kabupaten kota di Sulawesi Selatan, posisi ini naik satu tingkat dibandingkan peringkat pada tahun sebelumnya. Nilai pengeluaran makanan ini hampir empat kali lipat lebih besar dibandingkan nilai pengeluaran untuk aneka barang dan jasa pada periode yang sama.
Pengeluaran Bukan Makanan Masyarakat Kabupaten Luwu
Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk kategori bukan makanan di Kabupaten Luwu tahun 2024 mencapai 463.514 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk indikator ini Kabupaten Luwu menempati urutan ke 21 dari seluruh kabupaten kota di Sulawesi Selatan. Pertumbuhan nilai pengeluaran bukan makanan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pengeluaran makanan pada tahun yang sama.
Total Pengeluaran Masyarakat Kabupaten Luwu
Badan Pusat Statistik mencatat total rata-rata pengeluaran per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Luwu tahun 2024 mencapai 1.024.275 rupiah. Angka ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk indikator total pengeluaran ini Kabupaten Luwu menempati urutan ke 21 dari seluruh kabupaten kota di Sulawesi Selatan. Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 15,2 persen dari total keseluruhan pengeluaran masyarakat di wilayah ini.
Perbandingan Indikator Pengeluaran Lainnya
Dari data pendukung yang tercatat, pengeluaran terbesar untuk kategori penunjang di Kabupaten Luwu adalah untuk makanan jadi sebesar 117.726 rupiah per kapita per bulan. Selanjutnya diikuti pengeluaran untuk rokok dan tembakau sebesar 113.064 rupiah, sabun mandi 46.884 rupiah, perawatan pribadi 42.601 rupiah serta produk kecantikan sebesar 19.759 rupiah. Seluruh nilai ini merupakan rata-rata pengeluaran masyarakat yang tercatat selama tahun 2024.