Jumlah pekerja di Kota Cimahi dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 286,04 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 282,4 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 283,88 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Rokan Hulu)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cimahi mencapai 8,97% pada 2024. Angka ini berkurang 1,55% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 10,52%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 1,8%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Cimahi mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Sementara itu dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 320,57 ribu pekerja kemudian jumlahnya turun menjadi 311,86 ribu pekerja pada tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan enam secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cimahi tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,26 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,19 persen.
Data Kependudukan di Kota Cimahi:
Jumlah penduduk di Kota Cimahi tercatat 579,91 ribu jiwa data per 2024. Angka ini mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 1,15%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,98%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Barat, jumlah penduduk Kota Cimahi berada di urutan 23, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 100.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Solok 40.101 dan Angka Pengangguran 3,62%)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Cimahi pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 32,81 ribu jiwa (5,66%)
- Umur 5-9 tahun 45,97 ribu jiwa (7,93%)
- Umur 10-14 tahun 47,78 ribu jiwa (8,24%)
- Umur 15-19 tahun 47,52 ribu jiwa (8,19%)
- Umur 20-24 tahun 50,2 ribu jiwa (8,66%)
- Umur 25-29 tahun 47,35 ribu jiwa (8,17%)
- Umur 30-34 tahun 43,99 ribu jiwa (7,59%)
- Umur 35-39 tahun 39,27 ribu jiwa (6,77%)
- Umur 40-44 tahun 45,15 ribu jiwa (7,79%)
- Umur 45-49 tahun 44,26 ribu jiwa (7,63%)
- Umur 50-54 tahun 39,53 ribu jiwa (6,82%)
- Umur 55-59 tahun 33,01 ribu jiwa (5,69%)
- Umur 60-64 tahun 24,15 ribu jiwa (4,16%)
- Umur 65-69 tahun 17,49 ribu jiwa (3,02%)
- Umur 70-74 tahun 10,96 ribu jiwa (1,89%)
- Umur lebih dari 75 tahun 10,47 ribu jiwa (1,81%)