Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Rokan Hulu pada Desember 2024, berkurang 0,71% menjadi 2,73% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Timor Tengah Selatan pada 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2018 sebesar 5,4% dan terendah pernah tercatat pada 2021 silam sebesar 2,25%.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Kepulauan Yapen pada 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 376 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Rokan Hulu dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 335,76 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 287,23 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 299,34 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Rokan Hulu dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 323,6 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 277,33 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 291,16 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Rokan Hulu tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 2,71 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,12 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Riau pada 2024 yakni :
- Kabupaten Bengkalis 5,88%
- Kota Dumai 4,66%
- Kota Pekanbaru 4,63%
- Kabupaten Siak 4,53%
- Kabupaten Kepulauan Meranti 4,51%
- Kabupaten Rokan Hilir 4,31%
- Kabupaten Kampar 3,67%
- Kabupaten Rokan Hulu 2,73%
- Kabupaten Indragiri Hulu 2,55%
- Kabupaten Kuantan Singingi 2,48%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Indragiri Hilir 1,86%
- Kabupaten Pelalawan 2,13%
- Kabupaten Kuantan Singingi 2,48%
- Kabupaten Indragiri Hulu 2,55%
- Kabupaten Rokan Hulu 2,73%
- Kabupaten Kampar 3,67%
- Kabupaten Rokan Hilir 4,31%
- Kabupaten Kepulauan Meranti 4,51%
- Kabupaten Siak 4,53%
- Kota Pekanbaru 4,63%