Jumlah pekerja di Kabupaten Kepulauan Yapen dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 48.319 pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 44.746 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 49.881 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Aru Periode 2005 - 2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kepulauan Yapen pada Desember 2024, bertambah 0,99% menjadi lima% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Kepulauan Yapen dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 50.125 pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 46.617 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 52.506 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 152 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kepulauan Yapen tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,63 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,53 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Kepulauan Yapen:
Jumlah penduduk di Kabupaten Kepulauan Yapen tercatat 115,65 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 2,7%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,6%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Mappi Menurut Sektor pada 2024)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Papua, jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Yapen masuk dalam urutan lima besar, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 20.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Kepulauan Yapen pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 6,72 ribu jiwa (5,81%)
- Umur 5-9 tahun 12,05 ribu jiwa (10,42%)
- Umur 10-14 tahun 13,38 ribu jiwa (11,57%)
- Umur 15-19 tahun 13,72 ribu jiwa (11,87%)
- Umur 20-24 tahun 12,2 ribu jiwa (10,55%)
- Umur 25-29 tahun 10,19 ribu jiwa (8,81%)
- Umur 30-34 tahun 8,63 ribu jiwa (7,47%)
- Umur 35-39 tahun 8,38 ribu jiwa (7,25%)
- Umur 40-44 tahun 7,53 ribu jiwa (6,51%)
- Umur 45-49 tahun 6,25 ribu jiwa (5,4%)
- Umur 50-54 tahun 4,55 ribu jiwa (3,94%)
- Umur 55-59 tahun 4,14 ribu jiwa (3,58%)
- Umur 60-64 tahun 3,36 ribu jiwa (2,91%)
- Umur 65-69 tahun 2,33 ribu jiwa (2,01%)
- Umur 70-74 tahun 1,19 ribu jiwa (1,03%)
- Umur lebih dari 75 tahun 1,02 ribu jiwa (0,88%)