Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2024 mencapai 129.496 Rupiah, naik 4,3 persen dibanding tahun sebelumnya. Nilai ini sekitar 80 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang mencapai 161.328 Rupiah. Pengeluaran untuk rokok dan tembakau sebesar 125.963 Rupiah hampir sama besarnya dengan makanan dan minuman jadi, menunjukkan kedua kategori ini menjadi bagian penting dari pengeluaran masyarakat.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Enrekang Periode 2004 - 2024)
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan fluktuasi. Tahun 2018 nilai ini sebesar 105.332 Rupiah, sedikit turun menjadi 104.523 Rupiah pada 2019. Tahun 2020 terjadi kenaikan signifikan menjadi 120.906 Rupiah, lalu naik sedikit menjadi 129.226 Rupiah pada 2021. Tahun 2022 sedikit turun menjadi 128.828 Rupiah, turun lagi menjadi 124.111 Rupiah pada 2023, dan kembali naik menjadi 129.496 Rupiah pada 2024. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2024, sedangkan terendah pada tahun 2019. Rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) sekitar 127.478 Rupiah, jadi nilai tahun 2024 sedikit di atas rata-rata tersebut. Lima tahun terakhir menunjukkan stabilitas di kisaran 120-130 ribu Rupiah.
BPS menunjukkan Kabupaten Tapanuli Tengah berada di rank 26 di antara kabupaten/kota seprovinsi Sumatera Utara tahun 2024 untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi. Bandingkan dengan lima wilayah teratas: Kota Medan (rank 1, 303.092 Rupiah, pertumbuhan 9,7%), Kabupaten Karo (rank 2, 294.011 Rupiah, pertumbuhan 3,6%), Kota Tebing Tinggi (rank 3, 290.408 Rupiah, pertumbuhan 5,1%), Kota Sibolga (rank 4, 281.952 Rupiah, pertumbuhan 8,1%), Kota Tanjung Balai (rank5,243.251 Rupiah, pertumbuhan4,6%). Nilai pengeluaran Kabupaten Tapanuli Tengah jauh lebih rendah dibanding kelima wilayah ini, tapi pertumbuhannya hampir sama dengan Kota Tanjung Balai.
Data pendukung dari BPS juga menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan (18.556 Rupiah) dan perawatan (35.189 Rupiah) jauh lebih kecil dibanding makanan dan minuman jadi. Sabun mandi (48.306 Rupiah) juga menjadi kategori pengeluaran yang lebih kecil dibanding kedua kategori utama tersebut. Selisih pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan tahun sebelumnya sebesar 5.385 Rupiah, menunjukkan kenaikan yang cukup stabil.
Kota Medan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Medan tahun 2024 adalah 1.078.461 Rupiah, naik 2,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan turun 12,8 persen menjadi 1.950.826 Rupiah, namun tetap berada di rank 1 seprovinsi Sumatera Utara. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan naik 8,6 persen menjadi 872.365 Rupiah, berada di rank 3 seprovinsi. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kota Medan jauh lebih tinggi dibanding Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan nilai 303.092 Rupiah dan pertumbuhan 9,7 persen.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat 2015 - 2024)
Kabupaten Karo
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Karo tahun 2024 adalah 527.956 Rupiah, naik 14,5 persen dibanding tahun sebelumnya, berada di rank 13 seprovinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan turun 5,9 persen menjadi 1.563.884 Rupiah, rank 4 seprovinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan naik 19,5 persen menjadi 1.035.928 Rupiah, rank 1 seprovinsi. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi sebesar 294.011 Rupiah dengan pertumbuhan 3,6 persen, rank 2 seprovinsi, nilai ini lebih dari dua kali lipat dibanding Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kota Tebing Tinggi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Tebing Tinggi tahun 2024 adalah 857.842 Rupiah, naik 41,1 persen dibanding tahun sebelumnya, rank 2 seprovinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan naik 9,1 persen menjadi 1.698.076 Rupiah, rank 2 seprovinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan naik 31,4 persen menjadi 840.234 Rupiah, rank 5 seprovinsi. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi sebesar 290.408 Rupiah dengan pertumbuhan 5,1 persen, rank 3 seprovinsi, nilai ini sekitar dua kali lipat dari Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kabupaten Samosir
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Samosir tahun 2024 adalah 578.710 Rupiah, naik 8,7 persen dibanding tahun sebelumnya, rank 9 seprovinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan naik 5,6 persen menjadi 1.486.135 Rupiah, rank 6 seprovinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan naik 27,7 persen menjadi 907.425 Rupiah, rank 2 seprovinsi. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi sebesar 186.698 Rupiah dengan pertumbuhan 46,3 persen, rank 11 seprovinsi, nilai ini lebih tinggi sekitar 57 ribu Rupiah dibanding Kabupaten Tapanuli Tengah.