Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Boloang Mongondow tahun 2024 sebesar 7,74 persen, naik sedikit dibanding tahun sebelumnya (7,37 persen) dengan selisih 0,37 persen. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 20.190 orang, sedangkan jumlah penduduk totalnya 255.896 jiwa. Pertumbuhan persentase kemiskinan sebesar 5,02 persen, dengan peringkat 57 di Pulau Sulawesi dan 320 se-Indonesia.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kota Jakarta Pusat 2016-2025)
Data historis kemiskinan Kabupaten Boloang Mongondow periode 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 (13,42 persen) dan terendah pada tahun 2021 (7,27 persen). Pertumbuhan kemiskinan tertinggi terjadi tahun 2005 (16,34 persen) dan terendah tahun 2008 (-19,39 persen). Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 7,38 persen, sedikit lebih rendah daripada rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 7,40 persen. Peringkat se-Indonesia fluktuatif: dari 320 tahun 2004, turun ke 293 tahun 2006, lalu naik kembali ke 368 tahun 2022, sebelum turun ke 320 tahun 2024.
Kemiskinan Kabupaten Boloang Mongondow tahun 2024 berada di posisi ke-320 se-Indonesia, lebih baik dari beberapa kabupaten tetangga seperti Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (peringkat 313) dan Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro (295), tapi lebih buruk dari Kota Bitung (391) dan Kabupaten Minahasa Utara (350). Jumlah penduduk miskinnya 20.190 orang, lebih banyak daripada Kota Bitung (14.500 orang) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (6.600 orang), tapi lebih sedikit dari Kabupaten Minahasa (22.780 orang). Garis kemiskinan di kabupaten ini adalah Rp518,41 ribu per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita tahunan sebesar Rp10,53 juta.
Kota Bitung
Peringkat persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 391, lebih baik daripada Kabupaten Boloang Mongondow. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 6,27 persen, turun sedikit dibanding tahun sebelumnya dengan pertumbuhan -4,42 persen. Jumlah penduduk miskinnya 14.500 orang, dengan jumlah penduduk total 214.724 jiwa. Garis kemiskinan di sini adalah Rp518,41 ribu per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita tahunan mencapai Rp10,53 juta, yang lebih tinggi daripada sebagian besar wilayah lain di Sulawesi Utara yang dibandingkan, menunjukkan daya beli masyarakat yang lebih baik.
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Dengan peringkat 313 se-Indonesia, persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 7,88 persen, turun sedikit dibanding tahun sebelumnya dengan pertumbuhan -0,25 persen. Jumlah penduduk miskinnya 6.600 orang, dengan jumlah penduduk total 87.627 jiwa. Garis kemiskinan di sini adalah Rp334,45 ribu per kapita per bulan, lebih rendah daripada Kabupaten Boloang Mongondow, menunjukkan batas kemiskinan yang lebih mudah tercapai. Pendapatan per kapita tahunan sebesar Rp4,06 juta, yang termasuk di bawah rata-rata wilayah yang dibandingkan, menunjukkan tingkat ekonomi masyarakat yang relatif rendah.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Enrekang Periode 2004 - 2024)
Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro
Peringkat persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 295, yang lebih buruk daripada Kabupaten Boloang Mongondow. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 8,32 persen, turun sedikit dibanding tahun sebelumnya dengan pertumbuhan -4,90 persen. Jumlah penduduk miskinnya 5.630 orang, dengan jumlah penduduk total 70.723 jiwa. Garis kemiskinan di sini adalah Rp388,06 ribu per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita tahunan mencapai Rp4,59 juta, yang lebih tinggi daripada Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tapi lebih rendah daripada Kota Bitung, menunjukkan potensi ekonomi yang sedang berkembang.
Kabupaten Kepulauan Talaud
Dengan peringkat 303 se-Indonesia, persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 8,17 persen, turun sedikit dibanding tahun sebelumnya dengan pertumbuhan -3,43 persen. Jumlah penduduk miskinnya 7.740 orang, dengan jumlah penduduk total 100.645 jiwa. Garis kemiskinan di sini adalah Rp364,58 ribu per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita tahunan sebesar Rp3,15 juta, yang merupakan terendah di antara wilayah yang dibandingkan, menunjukkan tantangan ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat di sini.
Kabupaten Minahasa Utara
Peringkat persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 350, lebih baik daripada Kabupaten Boloang Mongondow. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 6,95 persen, naik sedikit dibanding tahun sebelumnya dengan pertumbuhan 4,83 persen. Jumlah penduduk miskinnya 14.320 orang, dengan jumlah penduduk total 227.713 jiwa. Garis kemiskinan di sini adalah Rp427,41 ribu per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita tahunan mencapai Rp8,73 juta, yang berada di posisi kedua tertinggi setelah Kota Bitung, menunjukkan tingkat ekonomi masyarakat yang cukup baik.
Kabupaten Minahasa
Peringkat persentase kemiskinan se-Indonesia adalah 380, lebih baik daripada Kabupaten Boloang Mongondow. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 6,53 persen, turun sedikit dibanding tahun sebelumnya dengan pertumbuhan -4,53 persen. Jumlah penduduk miskinnya 22.780 orang, yang merupakan tertinggi di antara wilayah yang dibandingkan, dengan jumlah penduduk total 329.391 jiwa. Garis kemiskinan di sini adalah Rp352,69 ribu per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita tahunan sebesar Rp6,80 juta, yang lebih tinggi daripada beberapa kabupaten lain seperti Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kepulauan Talaud, menunjukkan kesejahteraan masyarakat yang sedang meningkat.