- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat data PDB Paritas Daya Beli Kosta Rika tahun 2024 berada di angka 308,56 unit. Angka ini merupakan penurunan berkelanjutan sejak tahun 2022, setelah sebelumnya selama tiga tahun berturut-turut terjadi kontraksi nilai. Kontraksi yang dimaksud adalah penurunan nilai riil daya beli seluruh produksi ekonomi negara, bukan hanya pergerakan nilai tukar mata uang saja.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Kosta Rika terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Oman 2015 - 2024)
Pada tiga tahun terakhir yakni 2022, 2023 dan 2024, rata-rata pertumbuhan PDB PPP Kosta Rika tercatat minus 2,22 persen per tahun. Kondisi ini jauh lebih buruk dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir yang masih mencatat rata-rata pertumbuhan minus 0,97 persen, dan juga sangat jauh dibawah rata-rata 10 tahun terakhir yang pernah mencatat pertumbuhan positif hingga 3 persen pada tahun 2015.
Dalam periode 10 tahun terakhir, kenaikan tertinggi PDB PPP Kosta Rika terjadi pada tahun 2015 dengan pertumbuhan 3 persen. Sementara penurunan terdalam tercatat pada tahun 2019 dengan kontraksi sebesar 4,05 persen. Anomali terlihat pada periode pasca pandemi, dimana setelah sempat terjadi pemulihan kecil tahun 2020 dan 2021, nilai justru kembali jatuh secara konsisten hingga tahun 2024.
Fluktuatif yang terjadi pada data Kosta Rika bukan merupakan pergerakan naik turun bergantian, melainkan periode pertumbuhan lambat selama 4 tahun awal, kemudian diikuti penurunan, pemulihan singkat, lalu penurunan berkelanjutan selama 3 tahun berturut-turut hingga saat ini. Tidak ada satu tahun pun sejak 2022 yang mencatat pertumbuhan positif pada indikator ini.
Meskipun mengalami penurunan nilai secara berkelanjutan, ranking PDB PPP Kosta Rika di wilayah Amerika Tengah tetap bertahan di peringkat pertama sepanjang 10 tahun terakhir, termasuk tahun 2024. Posisi ini masih diatas Nikaragua yang berada di peringkat kedua, Honduras peringkat ketiga, serta negara lain seperti Guatemala, Belize, Panama dan El Salvador dibawahnya.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Utara 2018 - 2025)
Proyeksi IMF menunjukkan untuk pertama kalinya setelah 4 tahun kontraksi berkelanjutan, pada tahun 2025 PDB PPP Kosta Rika akan kembali mencatat pertumbuhan positif sebesar 0,29 persen. Pertumbuhan kemudian diproyeksikan meningkat secara bertahap hingga mencapai rata-rata 1,2 persen per tahun pada periode 2026 sampai dengan 2030.
Jika proyeksi ini tercapai, kondisi ekonomi Kosta Rika akan mengalami perbaikan secara bertahap, namun nilai PDB PPP pada tahun 2030 nantinya masih belum akan kembali mencapai level nilai yang tercatat pada tahun 2021. Dibandingkan negara sekitarnya yang sebagian besar sudah mencatat pertumbuhan positif sejak tahun 2023, kecepatan pemulihan Kosta Rika masih tergolong paling lambat di wilayah Amerika Tengah.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |