Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Utara 2018 - 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Provinsi Kalimantan Utara menunjukkan tren penambahan konsisten sepanjang periode observasi. Pada tahun 2024 jumlah sekolah SMA mencapai 71 unit, meningkat 3 unit dibandingkan tahun 2023 berjumlah 68 unit. Sampai dengan tahun 2025, data jumlah sekolah ini belum tercatat secara resmi. Selama kurun 2018 hingga 2024, tercatat total penambahan sebanyak 11 unit sekolah SMA di wilayah ini.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Sulawesi Utara | 2025)
Untuk tahun 2024, dari total 71 unit sekolah SMA terbagi menjadi 49 unit sekolah negeri dan 22 unit sekolah swasta. Sekolah negeri mengalami kenaikan sebesar 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah sekolah swasta stagnan 0% tidak mengalami penambahan sama sekali. Proporsi sekolah negeri mendominasi sebesar 69% dari total seluruh sekolah, sedangkan sekolah swasta hanya menyumbang 31% keseluruhan unit.
Berdasarkan data penduduk, jumlah usia sekolah 16-18 tahun di Kalimantan Utara tercatat 36.470 jiwa pada tahun 2023. Angka ini mengalami penurunan kecil setelah mencapai puncaknya pada tahun 2021 dengan jumlah 36.700 jiwa. Secara nasional, provinsi ini menempati urutan 34 hingga 35 untuk indikator jumlah penduduk usia sekolah SMA, menunjukkan populasi usia pendidikan menengah atas di wilayah ini relatif paling kecil secara nasional.
(Baca: Harga Bawang Merah di 10 Provinsi Ini Paling Mahal (Selasa, 12 Mei 2026))
Pada tahun 2024, total jumlah guru SMA di Kalimantan Utara tercatat sebanyak 1496 orang, mengalami kenaikan 2,7% dibandingkan tahun 2023 berjumlah 1457 orang. Dari total guru tersebut, 1233 orang bertugas di sekolah negeri sementara 263 orang bertugas di sekolah swasta. Pertumbuhan jumlah guru di sekolah swasta tercatat lebih tinggi yakni 4,4% dibandingkan sekolah negeri yang hanya tumbuh 2,3% pada periode yang sama.
Walaupun jumlah populasi usia sekolah mulai menunjukkan tren penurunan, angka partisipasi murni SMA justru meningkat signifikan menjadi 73% pada tahun 2025 dari sebelumnya 67% pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah sekolah dan tenaga pendidik ini juga berjalan seiring dengan peningkatan jumlah siswa SMA yang mencatat pertumbuhan 5,2% pada tahun 2024.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |