- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Israel tahun 2024 berada di angka 3,72 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 3,02 persen dibanding tahun 2023, memutus periode penurunan yang berjalan selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2020 sampai 2022. Selama tiga tahun terakhir periode 2022-2024, rata-rata pertumbuhan PDB PPP Israel tercatat 0,63 persen per tahun, membaik dibanding rata-rata lima tahun terakhir yang hanya tercatat minus 0,14 persen per tahun.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Israel terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Jepang 2024)
Jika ditelusuri selama 10 tahun data historis, nilai PDB PPP Israel mengalami fluktuasi dengan pola penurunan bertahap selama 7 tahun pertama, sebelum kembali menunjukkan penguatan mulai pertengahan tahun 2023. Titik terendah sepanjang periode 10 tahun terakhir tercatat pada tahun 2022 dengan nilai 3,58 unit, sedangkan titik tertinggi pernah dicapai pada tahun 2015 di angka 3,84 unit. Anomali penurunan terdalam terjadi pada tahun 2021, dimana terjadi kontraksi sebesar 2,56 persen yang berarti nilai daya beli riil masyarakat turun dua kali lipat lebih dalam dibanding rata-rata penurunan tahun normal periode tersebut.
Peringkat PDB PPP Israel di wilayah Timur Tengah sampai dengan tahun 2024 masih tetap berada di posisi 5, tidak mengalami perubahan peringkat selama 10 tahun berturut-turut sejak tahun 2015. Posisi ini menempatkan Israel berada di atas Qatar, Arab Saudi dan Bahrain, namun masih berada di bawah Iran, Libanon, Irak dan Yamen menurut data peringkat regional tahun berjalan.
Selama tiga tahun terakhir, hanya Israel dan tiga negara lain di Timur Tengah yang mencatat pertumbuhan PDB PPP positif. Sebagian besar negara lain di wilayah ini masih mencatat penurunan nilai, bahkan Kuwait dan Oman mencatat penurunan di atas 3 persen per tahun pada periode yang sama. Pertumbuhan 3,02 persen Israel tahun 2024 juga menjadi tingkat pertumbuhan tertinggi negara ini selama 9 tahun terakhir.
Berdasarkan proyeksi yang dirilis, PDB PPP Israel diproyeksikan akan terus mengalami penguatan sampai setidaknya tahun 2030. Untuk tahun 2025 diproyeksikan tumbuh sebesar 0,86 persen ke angka 3,75 unit, kemudian akan tumbuh secara bertahap dengan rata-rata 0,38 persen per tahun sampai akhir periode proyeksi. Angka pertumbuhan proyeksi ini lebih rendah dibanding capaian tahun 2024, namun tetap berada di wilayah positif tanpa ada indikasi kontraksi kembali dalam 6 tahun ke depan.
Kondisi tahun 2024 menandakan titik pemulihan ekonomi riil Israel setelah mengalami guncangan selama masa pandemi dan gejolak geopolitik regional. Meskipun belum kembali ke level tertinggi tahun 2015, laju pemulihan tahun ini menunjukkan stabilitas yang lebih baik dibanding periode 5 tahun sebelumnya. Kenaikan tahun 2024 juga terjadi ditengah sebagian besar ekonomi regional yang masih mengalami tekanan penurunan daya beli.
Apabila laju pertumbuhan sesuai proyeksi berjalan sesuai rencana, nilai PDB PPP Israel baru akan kembali menyentuh level tahun 2015 pada sekitar tahun 2031. Sampai saat itu, posisi peringkat regional Israel diproyeksikan juga akan tetap bertahan di posisi 5, tidak ada perubahan peringkat yang signifikan selama periode proyeksi berjalan menurut perhitungan IMF.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.959 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |