- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Latvia pada tahun 2024 tercatat sebesar 0.51 unit, menunjukkan kenaikan sebesar 2% dibandingkan tahun 2023 (0.5 unit). Dalam tiga tahun terakhir (2021-2023), nilai PDB PPP Latvia mengalami peningkatan bertahap dari 0.48 unit menjadi 0.5 unit, dengan rata-rata nilai sebesar 0.49 unit—sehingga nilai 2024 lebih tinggi 4.08% dibandingkan rata-rata tiga tahun tersebut. Jika dibandingkan lima tahun terakhir (2019-2023), rata-rata nilainya adalah 0.484 unit, yang berarti 2024 mengalami peningkatan sebesar 5.37% dibandingkan rata-rata lima tahun tersebut. Selama 10 tahun terakhir (2015-2024), nilai PDB PPP Latvia cenderung stabil dengan peningkatan kecil, kecuali pada tahun 2020 yang mengalami penurunan dari 0.48 unit (2019) menjadi 0.47 unit—anomali ini disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 yang mempengaruhi aktivitas ekonomi nasional.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Burkina Faso 2015 - 2024)
Dalam peringkat regional Eropa berdasarkan PDB PPP, Latvia tetap berada di peringkat 36 pada tahun 2024, sama seperti tahun 2023. Peringkat ini jauh di bawah lima negara teratas di wilayah Eropa, yaitu Islandia (peringkat 1), Serbia (peringkat 2), Albania (peringkat 3), North Macedonia (peringkat 4), dan Republik Ceko (peringkat 5). Nilai PDB PPP Latvia (0.51 unit) juga lebih rendah dibandingkan nilai rata-rata lima negara teratas, yang berkisar antara 0.717 unit (Jerman) hingga 152.192 unit (Islandia).
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Latvia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Latvia untuk tahun 2025 hingga 2030. Proyeksi tahun 2025 menunjukkan nilai sebesar 0.508 unit, yang merupakan kontraksi sebesar 0.39% dibandingkan nilai 2024. Kontraksi ini berarti terjadi penurunan kecil dalam kemampuan daya beli mata uang Latvia terhadap mata uang internasional dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, proyeksi selanjutnya menunjukkan peningkatan bertahap: 0.512 unit (2026), 0.517 unit (2027), 0.52 unit (2028), 0.524 unit (2029), dan 0.527 unit (2030). Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Latvia diharapkan kembali membaik setelah penurunan minor pada 2025.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republic of the Congo 2015 - 2024)
Kenaikan tertinggi nilai PDB PPP Latvia dalam 10 tahun terakhir terjadi pada periode 2021-2022 dan 2022-2023, masing-masing sebesar 2.08% dan 2.04%. Sementara itu, penurunan terbesar terjadi pada periode 2019-2020 sebesar 2.08%. Pertumbuhan tahunan PDB PPP Latvia menunjukkan fluktuasi yang jelas: dari 2015 hingga 2020, pertumbuhan bergerak antara -2.08% (kontraksi) hingga 1.04% (peningkatan kecil), kemudian pada 2021-2023 mengalami pertumbuhan tinggi di atas 2%, sebelum turun ke 0.2% pada tahun 2024.
Dibandingkan negara tetangga seperti Lithuania (peringkat 37), Estonia (peringkat 29), dan Polandia (peringkat 12), Latvia berada di peringkat yang lebih rendah dari Estonia dan Polandia, tetapi satu peringkat di atas Lithuania pada tahun 2024. Nilai PDB PPP Latvia (0.51 unit) hampir sama dengan Lithuania (0.5 unit), namun lebih rendah dibandingkan Estonia (0.599 unit) dan Polandia (1.9 unit). Ini menunjukkan bahwa Latvia masih perlu meningkatkan daya beli mata uangnya untuk menyaingi negara tetangga yang lebih maju.