Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Banjar tahun 2024 sebesar 54372 rupiah. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 6,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pengeluaran tahun 2023 sebesar 58057 rupiah. Selisih pengeluaran sabun mandi antara tahun 2024 dan 2023 adalah minus 3684,7 rupiah per kapita sebulan. Informasi ini diolah dari data Susenas.
(Baca: Kripto Paling Ramai Diperdagangkan Hari Ini)
Pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Banjar mengalami fluktuasi selama tujuh tahun terakhir. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 46510 rupiah, lalu sedikit turun menjadi 45020 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran sedikit naik menjadi 45393 rupiah, sebelum mengalami kenaikan yang signifikan menjadi 58450 rupiah pada tahun 2021. Tahun 2022, pengeluaran sedikit turun menjadi 55951 rupiah, lalu naik kembali menjadi 58057 rupiah pada tahun 2023, sebelum turun lagi menjadi 54372 rupiah pada tahun 2024. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2021, sedangkan pengeluaran terendah terjadi pada tahun 2019.
Pengeluaran sabun mandi per kapita sebulan di Kabupaten Banjar tahun 2024 hanya menyumbang sekitar 25,8 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan (51174 rupiah), dan sekitar 15,3 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan (35438 rupiah). Dibandingkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk semua barang dan jasa (210417 rupiah), pengeluaran sabun mandi menyumbang sekitar 25,8 persen. Pengeluaran untuk sabun mandi juga jauh lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi (282910 rupiah) dan rokok serta tembakau (127248 rupiah).
Kabupaten Banjar menempati peringkat ke-8 dalam pengeluaran sabun mandi per kapita sebulan di antara 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan tahun 2024. Wilayah dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi di provinsi ini adalah Kota Banjarmasin dengan 90032 rupiah, diikuti oleh Kabupaten Tabalong (88416 rupiah) dan Kabupaten Tapin (87688 rupiah). Wilayah lain yang berada di peringkat atas adalah Kabupaten Tanah Bumbu (77296 rupiah) dan Kota Banjar Baru (75582 rupiah). Beberapa wilayah di provinsi ini mengalami kenaikan pengeluaran sabun mandi tahun 2024, seperti Kota Banjarmasin (11,3 persen) dan Kabupaten Tabalong (46,5 persen), sementara lainnya mengalami penurunan seperti Kota Banjar Baru (-22,7 persen) dan Kabupaten Kota Baru (-12,7 persen).
Kota Banjar Baru
Kota Banjar Baru menempati peringkat pertama dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kalimantan Selatan tahun 2024, dengan nilai sebesar 999000 rupiah. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 3,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1030796,26 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Banjar Baru tahun 2024 sebesar 1868538 rupiah, yang merupakan penurunan sebesar 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2041511 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di kota ini sebesar 869539 rupiah, yang hampir stagnan dibandingkan tahun sebelumnya (869961,8 rupiah).
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Sumbawa Barat 2018 - 2024)
Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin menempati peringkat kedua dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kalimantan Selatan tahun 2024, dengan nilai sebesar 950619 rupiah. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya (846415,81 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kota ini sebesar 1793372 rupiah, yang merupakan kenaikan sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1756065 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Banjarmasin sebesar 842753 rupiah, yang menunjukkan kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (787344,25 rupiah).
Kabupaten Tanah Bumbu
Kabupaten Tanah Bumbu menempati peringkat ketiga dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kalimantan Selatan tahun 2024, dengan nilai sebesar 940270 rupiah. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 10,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya (853312,5 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kabupaten ini sebesar 1829769 rupiah, yang merupakan kenaikan sebesar 5,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1736846 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 889498 rupiah, yang menunjukkan kenaikan sebesar 12,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya (788198,99 rupiah).
Kabupaten Tabalong
Kabupaten Tabalong menempati peringkat keempat dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kalimantan Selatan tahun 2024, dengan nilai sebesar 801281 rupiah. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya (739133,78 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kabupaten ini sebesar 1677695 rupiah, yang merupakan kenaikan sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1558267 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tabalong sebesar 876414 rupiah, yang menunjukkan kenaikan sebesar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya (850596,19 rupiah).