Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Banjar pada tahun 2024 sebesar 54.372 rupiah. Angka ini mengalami penurunan sebesar 6,3 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 58.057 rupiah. Pengeluaran ini menyumbang sekitar 25,8 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan, yang mencapai 51.174 rupiah, dan sekitar 25,8 persen dari rata-rata pengeluaran untuk kecantikan sebesar 35.438 rupiah.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Labuhan Batu | 2024)
Data historis dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Banjar mengalami fluktuasi yang jelas. Pada tahun 2018, pengeluaran sebesar 46.510 rupiah, sedikit turun menjadi 45.020 rupiah pada tahun 2019, lalu sedikit naik menjadi 45.393 rupiah pada tahun 2020. Tahun 2021 menjadi titik pengeluaran tertinggi selama tujuh tahun terakhir, yaitu sebesar 58.450 rupiah, sebelum sedikit turun menjadi 55.951 rupiah pada tahun 2022, naik kembali menjadi 58.057 rupiah pada tahun 2023, dan turun lagi menjadi 54.372 rupiah pada tahun 2024.
Dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa sebesar 210.417 rupiah, pengeluaran untuk sabun mandi hanya menyumbang sekitar 25,8 persen dari total tersebut. Pengeluaran untuk sabun mandi juga jauh lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi sebesar 282.910 rupiah, rokok dan tembakau sebesar 127.248 rupiah, dan makanan jadi yang menjadi pengeluaran terbesar di antara data pendukung yang ada.
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan, Kabupaten Banjar berada di peringkat ke-8 untuk pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Peringkat ini lebih rendah dibandingkan Kota Banjarmasin yang berada di peringkat pertama dengan pengeluaran 90.032 rupiah, Kabupaten Tabalong di peringkat kedua dengan 88.416 rupiah, Kabupaten Tapin di peringkat ketiga dengan 87.688 rupiah, Kabupaten Tanah Bumbu di peringkat keempat dengan 77.296 rupiah, dan Kota Banjar Baru di peringkat kelima dengan 75.582 rupiah. Beberapa kabupaten di bawahnya seperti Kabupaten Hulu Sungai Utara memiliki pengeluaran 52.388 rupiah, yang sedikit lebih rendah dari Kabupaten Banjar.
Dari sisi pertumbuhan pengeluaran sabun mandi tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, Kabupaten Banjar mengalami penurunan sebesar 6,3 persen. Ini berbeda dengan beberapa kabupaten lain seperti Kabupaten Tabalong yang mengalami kenaikan sebesar 46,5 persen, Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan kenaikan 10,9 persen, dan Kabupaten Barito Kuala dengan kenaikan 15,2 persen. Sebaliknya, beberapa kabupaten lain juga mengalami penurunan seperti Kota Banjar Baru dengan penurunan 22,7 persen dan Kabupaten Kota Baru dengan penurunan 12,7 persen.
Kota Banjar Baru
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Barat 2015 - 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Banjar Baru tahun 2024 sebesar 999.000 rupiah, mengalami penurunan sebesar 3,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1.030.796,26 rupiah. Kota ini berada di peringkat pertama untuk pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.868.538 rupiah, turun sebesar 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kota Banjar Baru berada di peringkat keempat dengan nilai 869.539 rupiah, dengan pertumbuhan yang hampir stagnan (0 persen) dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Banjarmasin
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Banjarmasin tahun 2024 sebesar 950.619 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 846.415,81 rupiah. Kota ini berada di peringkat kedua untuk pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.793.372 rupiah, naik sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kota Banjarmasin berada di peringkat kelima dengan nilai 842.753 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tanah Bumbu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2024 sebesar 940.270 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 10,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 853.312,5 rupiah. Kabupaten ini berada di peringkat ketiga untuk pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.829.769 rupiah, naik sebesar 5,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Tanah Bumbu berada di peringkat kedua dengan nilai 889.498 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 12,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tabalong
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tabalong tahun 2024 sebesar 801.281 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 8,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 739.133,78 rupiah. Kabupaten ini berada di peringkat keempat untuk pengeluaran bukan makanan di Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.677.695 rupiah, naik sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Tabalong berada di peringkat ketiga dengan nilai 876.414 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.