Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu untuk makanan dan minuman jadi pada tahun 2024 mencapai 114.149 rupiah per kapita per bulan. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 17,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pengeluaran pada tahun 2023 sebesar 96.877 rupiah per kapita per bulan. Selisih pengeluaran antara tahun 2024 dan 2023 mencapai 17.272,6 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kamboja 2015 - 2024)
Mari kita lihat perkembangan historis dari tahun 2018 hingga 2024. Pada tahun 2018, pengeluaran ini sebesar 57.393 rupiah per kapita per bulan, lalu sedikit turun menjadi 53.941 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran naik menjadi 59.751 rupiah, namun mengalami penurunan yang signifikan sebesar 35,2 persen pada tahun 2021 menjadi 38.740 rupiah. Tahun 2022, pengeluaran kembali naik drastis sebesar 74,5 persen menjadi 67.614 rupiah, lalu terus meningkat pada tahun 2023 dan 2024. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2024, sedangkan pengeluaran terendah ada pada tahun 2021.
Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi pada tahun 2024 menyumbang sekitar 54,7 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 208.493 rupiah. Dibandingkan dengan pengeluaran untuk kategori lain, pengeluaran ini lebih tinggi daripada rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan (19.659 rupiah) dan perawatan (64.644 rupiah), namun lebih rendah daripada pengeluaran untuk rokok dan tembakau (148.090 rupiah) dan sabun mandi (59.195 rupiah).
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Pulau Taliabu menempati peringkat ke-6 untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi pada tahun 2024. Wilayah yang menempati peringkat lebih tinggi adalah Kota Ternate (peringkat 1 dengan 289.517 rupiah, pertumbuhan 30,9 persen), Kabupaten Halmahera Tengah (peringkat 2 dengan 217.205 rupiah, pertumbuhan 39,7 persen), Kabupaten Halmahera Timur (peringkat3 dengan176.241 rupiah, pertumbuhan49,4 persen), Kota Tidore Kepulauan (peringkat4 dengan159.629 rupiah, pertumbuhan3,5 persen), dan Kabupaten Halmahera Utara (peringkat5 dengan118.733 rupiah, pertumbuhan1,3 persen).
Kota Ternate
Kota Ternate memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan pada tahun 2024 sebesar 1.257.759 rupiah, yang mengalami pertumbuhan sebesar 46,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya (858.991,57 rupiah). Pengeluaran total makanan dan bukan makanan pada tahun 2024 sebesar 2.197.393 rupiah, dengan pertumbuhan 16,3 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan pada tahun 2024 mencapai 939.634 rupiah, naik sebesar 40,5 persen dari tahun sebelumnya. Kota Ternate menempati peringkat 1 di Provinsi Maluku Utara untuk ketiga kategori pengeluaran ini, menunjukkan posisinya sebagai wilayah dengan daya beli tertinggi di provinsi tersebut.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Lampung Timur | 2024)
Kabupaten Halmahera Tengah
Kabupaten Halmahera Tengah memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan pada tahun 2024 sebesar 1.118.124 rupiah, dengan pertumbuhan yang sangat signifikan sebesar 82,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya (611.642,62 rupiah). Pengeluaran total makanan dan bukan makanan pada tahun 2024 sebesar 2.057.205 rupiah, yang hanya naik sedikit sebesar 0,3 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan pada tahun 2024 mencapai 939.081 rupiah, naik sebesar 62,7 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 2 di provinsi untuk ketiga kategori pengeluaran, hanya di bawah Kota Ternate.
Kabupaten Halmahera Timur
Kabupaten Halmahera Timur memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan pada tahun 2024 sebesar 753.772 rupiah, naik sebesar 50,3 persen dari tahun sebelumnya (501.475,92 rupiah). Pengeluaran total makanan dan bukan makanan pada tahun 2024 sebesar 1.558.307 rupiah, dengan pertumbuhan 11 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan pada tahun 2024 mencapai 804.535 rupiah, naik sebesar 36,5 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 3 di provinsi untuk ketiga kategori pengeluaran, menunjukkan pertumbuhan daya beli yang konsisten selama satu tahun terakhir.
Kota Tidore Kepulauan
Kota Tidore Kepulauan memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan pada tahun 2024 sebesar 703.880 rupiah, naik sebesar 22,6 persen dari tahun sebelumnya (574.169,09 rupiah). Pengeluaran total makanan dan bukan makanan pada tahun 2024 sebesar 1.454.975 rupiah, yang turun sebesar 16,6 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan pada tahun 2024 mencapai 751.095 rupiah, naik sebesar 20 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 4 di provinsi untuk ketiga kategori pengeluaran, dengan penurunan pada pengeluaran total yang menjadi catatan khusus dibandingkan wilayah lain di provinsi.