Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa masyarakat Kabupaten Lampung Timur pada tahun 2024 sebesar 143990 per kapita/bulan. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 24.1% dibandingkan tahun 2023, di mana pengeluaran tertinggi dalam periode 7 tahun (2018-2024) tercatat sebesar 189674 per kapita/bulan.
Perkembangan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa masyarakat Kabupaten Lampung Timur dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan fluktuasi yang jelas. Tahun 2018 ke 2019, pengeluaran sedikit turun sebesar 4.8% dari 129117 menjadi 122886 per kapita/bulan. Tahun 2019 ke 2020, pengeluaran naik sebesar 18.8% menjadi 145944 per kapita/bulan, lalu sedikit turun sebesar 10.1% pada tahun 2021 menjadi 131197 per kapita/bulan. Tahun 2021 ke 2022, pengeluaran naik sebesar 10.9% menjadi 145530 per kapita/bulan, lalu naik sebesar 30.3% pada tahun 2023 sebelum turun sebesar 24.1% pada tahun 2024.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di DKI Jakarta 2015 - 2024)
Data pendukung menunjukkan pengeluaran masyarakat Kabupaten Lampung Timur untuk rokok dan tembakau pada tahun 2024 sebesar 113525 per kapita/bulan, menjadi subkategori tertinggi di antara aneka barang dan jasa. Selanjutnya, pengeluaran untuk makanan jadi sebesar 131254 per kapita/bulan, sabun mandi sebesar 44259 per kapita/bulan, perawatan sebesar 33749 per kapita/bulan, dan kecantikan sebesar 25627 per kapita/bulan.
Kabupaten Lampung Timur berada di rank 14 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung pada tahun 2024 untuk pengeluaran aneka barang dan jasa. Wilayah dengan rank tertinggi di provinsi ini adalah Kota Bandar Lampung (rank 1) dengan pengeluaran sebesar 414372 per kapita/bulan, yang juga mengalami penurunan sebesar 24.5% dari tahun sebelumnya. Selanjutnya, Kota Metro (rank 2) dengan pengeluaran 332088 per kapita/bulan (penurunan sedikit 0.1%), Kabupaten Pesisir Barat (rank 3) dengan 237377 per kapita/bulan (penurunan 16.2%), dan Kabupaten Mesuji (rank 4) dengan 228985 per kapita/bulan (naik 14.3%).
Kota Bandar Lampung
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Bandar Lampung pada tahun 2024 sebesar 975428 Rupiah, naik sebesar 6.3% dari tahun sebelumnya dan berada di rank 1 di Provinsi Lampung. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 1776286 Rupiah, turun sebesar 22.3% dari tahun sebelumnya dengan rank 1 di provinsi. Pengeluaran untuk makanan sebesar 800857 Rupiah, naik sebesar 3.5% dari tahun sebelumnya dan berada di rank 2 di provinsi.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Bandung untuk Membeli Sayur Matang Rp1.593 per Kapita per Minggu)
Kota Metro
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Metro pada tahun 2024 sebesar 852148 Rupiah, naik sedikit sebesar 0.8% dari tahun sebelumnya dan berada di rank 2 di Provinsi Lampung. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 1636983 Rupiah, naik sebesar 1.8% dari tahun sebelumnya dengan rank 2 di provinsi. Pengeluaran untuk makanan sebesar 784835 Rupiah, naik sebesar 15.2% dari tahun sebelumnya dan berada di rank 3 di provinsi.
Kabupaten Pesisir Barat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Pesisir Barat pada tahun 2024 sebesar 614720 Rupiah, naik sebesar 46.2% dari tahun sebelumnya dan berada di rank 3 di Provinsi Lampung. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 1436836 Rupiah, naik sebesar 12.8% dari tahun sebelumnya dengan rank 3 di provinsi. Pengeluaran untuk makanan sebesar 822116 Rupiah, naik sebesar 51.2% dari tahun sebelumnya dan berada di rank 1 di provinsi.
Kabupaten Lampung Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Lampung Timur pada tahun 2024 sebesar 427382 Rupiah, turun sebesar 4% dari tahun sebelumnya dan berada di rank 13 di Provinsi Lampung. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 986178 Rupiah, turun sebesar 12.5% dari tahun sebelumnya dengan rank 14 di provinsi. Pengeluaran untuk makanan sebesar 558796 Rupiah, naik sedikit sebesar 1.2% dari tahun sebelumnya dan berada di rank 15 di provinsi.