Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Asahan, pada 2024 tercatat Rp57,46 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,68% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp51,28 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,73%.
(Baca: Nilai Tambah Pertanian Dibagi Tenaga Kerja di Sektor Pertanian Periode 2015-2023)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 797,1 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp70.611 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 140.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp24,98 jutajuta. Nominal ini tumbuh 5,53%.
Di urutan kedua adalah sektor industri pengolahan tumbuh 3,39% menjadi Rp11,9 jutajuta kemudian urutan ketiga diikuti oleh PDRB sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang kali ini diurutan ketiga tumbuh 4,31% menjadi Rp10,43 jutajuta.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kota Singkawang pada 2024)
Terakhir, PDRB di Kabupaten Asahan, untuk urutan lima besar adalah transportasi dan pergudangan dengan nilai Rp2,05 jutajuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 7,81% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp1,84 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Asahan pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Asahan ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 45,14%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, dan sektor transportasi dan pergudangan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Informasi dan Komunikasi,Sektor Pertambangan dan Penggalian,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Jasa Perusahaan.