- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah sekolah SMA di Kalimantan Utara terus mengalami peningkatan. Data historis menunjukkan, pada tahun 2024 terdapat 71 Unit sekolah SMA, meningkat 3 Unit dari tahun 2023 berjumlah 68 Unit. Kenaikan ini melanjutkan tren positif sejak tahun 2018 yang hanya memiliki 60 Unit sekolah. Data ini menunjukkan komitmen Kalimantan Utara dalam meningkatkan akses pendidikan menengah atas.
Berdasarkan data pendukung, mayoritas sekolah SMA di Kalimantan Utara adalah sekolah negeri. Pada tahun 2024, terdapat 49 Unit SMA negeri, meningkat dari 46 Unit pada tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah SMA swasta tetap stabil di angka 22 Unit. Dengan demikian, sekitar 69% sekolah SMA di Kalimantan Utara adalah sekolah negeri, menunjukkan peran penting pemerintah dalam menyediakan pendidikan menengah atas.
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SMP Lebih dari atau Setara S1 Periode 2017-2024)
Jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Kalimantan Utara juga menjadi perhatian. Meskipun data tahun 2024 belum tersedia, pada tahun 2023 tercatat 36.470 jiwa. Jika dibandingkan dengan jumlah sekolah, rasio antara penduduk usia sekolah dan ketersediaan sekolah masih perlu ditingkatkan. Secara nasional, Kalimantan Utara berada di urutan 34 atau 35 untuk jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun, menunjukkan potensi besar untuk pengembangan pendidikan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Tulang Bawang | 2024)
Data pendukung lainnya mengungkapkan peningkatan signifikan pada sumber daya manusia di SMA Kalimantan Utara. Jumlah Guru SMA pada tahun 2024 mencapai 1.496 orang, meningkat dari 1.457 orang pada tahun 2023. Selain itu, dari total tersebut, 1.233 orang adalah Kepala Sekolah dan Guru SMA negeri, sementara 263 orang lainnya mengajar di SMA swasta. Hal ini menunjukkan dominasi tenaga pendidik di sekolah negeri.
Selain itu, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA di Kalimantan Utara juga mengalami peningkatan menjadi 67 pada tahun 2024, naik dari 66 pada tahun sebelumnya. Jumlah siswa SMA juga mengalami kenaikan, dengan siswa SMA negeri tercatat 17.242 dan siswa SMA swasta 2.631. Data ini memperkuat indikasi bahwa Kalimantan Utara terus berupaya meningkatkan kualitas dan akses pendidikan menengah atas bagi seluruh warganya.