Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun dua hari berturut-turut, setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan penangguhan penilaian sejumlah indeks yang melibatkan saham-saham Indonesia.
Sentimen negatif tersebut memicu aksi jual panik di pasar saham domestik.
Pada penutupan perdagangan Rabu, 28 Januari 2026, IHSG merosot 7,35% dibanding sehari sebelumnya. Kemudian pada Kamis, 29 Januari 2026, IHSG kembali turun 1,06%.
Dengan demikian, dalam dua hari perdagangan periode 28–29 Januari 2026, IHSG telah merosot 8,33%.
(Baca: IHSG Anjlok 7,35% Awal 2026, Masuk Daftar Kejatuhan Terdalam Dua Dekade Terakhir)
Dalam dua hari tersebut, ada sejumlah saham yang harganya terkoreksi tajam.
PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF) menjadi emiten dengan penurunan harga saham terdalam, ambles 27,66%.
Posisi berikutnya ditempati PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang turun 27,65%, disusul XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang melemah 27,62%.
Berikut daftar 10 saham dengan penurunan terdalam periode 28–29 Januari 2026:
- Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF): -27,66% menjadi Rp272
- Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): -27,65% menjadi Rp1.230
- XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL): -27,62% menjadi Rp3.250
- Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO): -27,60% menjadi Rp1.115
- Energi Mega Persada Tbk (ENRG): -27,54% menjadi Rp1.420
- Impack Pratama Industri Tbk (IMPC): -27,50% menjadi Rp2.610
- Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU): -27,50% menjadi Rp87
- VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR): -27,41% menjadi Rp940
- Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO): -27,38% menjadi Rp374
- Pakuan Tbk (UANG): -27,35% menjadi Rp4.450
Sepuluh saham ini mengalami koreksi lebih dari 27% hanya dalam dua hari perdagangan, yang berarti investor pemegang saham-saham tersebut menanggung kerugian lebih dari seperempat nilai investasinya dalam waktu singkat.
Berikut rincian jumlah saham tercatat dari masing-masing emiten tersebut:
- GOLF: 19,49 miliar saham
- BUVA: 24,62 miliar saham
- EXCL: 18,20 miliar saham
- RMKO: 1,25 miliar saham
- ENRG: 26,35 miliar saham
- IMPC: 54,91 miliar saham
- LAJU: 2,15 miliar saham
- VKTR: 43,75 miliar saham
- INDO: 4,48 miliar saham
- UANG: 1,21 miliar saham
(Baca: Harga Emas Antam Naik di Tengah Kejatuhan IHSG)