Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 7,35% ke level 8.320,56 pada penutupan perdagangan Rabu (28/1/2026).
Kejatuhan tersebut merupakan yang paling parah ke-8 dalam sekitar dua setengah dekade terakhir.
IHSG anjlok setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan penangguhan penilaian sejumlah indeks yang melibatkan saham-saham Indonesia.
MSCI melakukan penangguhan ini karena ada kekhawatiran investor global terhadap transparansi data kepemilikan saham di pasar sekuritas Indonesia.
"Untuk mengatasi beberapa kekhawatiran ini, diperlukan informasi yang lebih rinci dan andal tentang struktur kepemilikan saham, termasuk pemantauan konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi, untuk mendukung penilaian yang kuat terhadap saham beredar bebas dan kelayakan investasi di seluruh sekuritas Indonesia," kata MSCI dalam pengumuman resminya, diberitakan Katadata.co.id, Rabu (28/1/2026).
Di tengah kejatuhan IHSG ini, harga emas Antam tercatat menguat.
Pada Rabu (28/1/2026), harga jual emas Antam di Galeri 24 mencapai Rp3,07 juta per gram, naik 3,72% dibanding sehari sebelumnya.
(Baca: Proyeksi Harga Emas Tahun 2026 dari Bank Dunia)