IHSG Cetak Rekor Lagi, Sektor Industri Memimpin (Rabu, 7 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,13% ke level 8.944,81 pada penutupan perdagangan Rabu (7/1/2026), mencetak rekor tertinggi baru.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 5 sektor saham ditutup menguat. Sektor industri memimpin dengan kenaikan 2,40%, diikuti sektor barang konsumen non-primer yang menguat 1,18% dan sektor barang baku yang naik 1,11%.
Sementara 6 sektor saham terkoreksi hari ini. Sektor transportasi dan logistik turun paling dalam hingga 1,83%, diikuti sektor barang konsumen primer yang melemah 0,93% dan sektor teknologi yang turun 0,56%.
(Baca: Ini Sektor Saham dengan Kinerja Terbaik di BEI Tahun 2025)
Menurut data RTI Business, 362 saham ditutup melemah hari ini, 344 saham menguat, dan 104 saham stagnan.
Frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini 4,58 juta kali transaksi, total saham berpindah tangan 70,58 miliar lembar, dan nilai transaksi mencapai Rp36,89 triliun.
Emiten top gainer hari ini adalah OPMS yang menguat 34,67%, diikuti ASLI yang naik 25% dan OASA yang melesat 24,85%.
Adapun VICI menjadi emiten top loser setelah ambles 14,93%, diikuti ECII yang melemah 14,84% dan SOHO yang anjlok 13,62%.
Bursa kawasan Asia hari ini ditutup bervariasi. Indeks Straits Times menguat 0,16% ke 4.747,62; indeks Shanghai naik 0,05% ke 4.085,77; indeks Nikkei melemah 1,06% ke 51.961,98; dan indeks Hang Seng turun 0,94% ke 26.458,95.
(Baca: 10 Sektor Saham Menguat, IHSG Tembus Level 8.900 (Selasa, 6 Januari 2026))