Statistik data Covid-19 di Asia minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, delapan negara masih mencatatkan penambahan kematian dan 16 negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
(Baca: Kematian karena Covid-19 per 1 Juta Penduduk Indonesia Urutan Ke-21 di Asia)
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Siprus, Myanmar, Armenia, Vietnam dan Filipina. Total kematian di lima negara tersebut per Senin, 10 Oktober 2022 sebanyak 272 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas 11,66 persen.
Siprus berada di urutan pertama dengan penambahan kematian per minggu tumbuh 150 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak lima jiwa, bertambah dibandingkan pekan sebelumnya yang dilaporkan hanya dua jiwa.
Setelahnya Myanmar di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, kematian di negara ini tumbuh 100 persen. Sedangkan untuk data harian angka kematian di negara ini kemarin tercatat enam jiwa, kematian di Armenia naik 100%, kematian di Vietnam naik 33,33% dan Filipina dengan kematian 249 jiwa (naik 11,66%).
(Baca: Kematian karena Covid-19 Mingguan Indonesia Urutan Ke-6 di Asia)
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Asia terjadi di Jepang dengan 510 kematian. Laporan kematian di negara ini turun 19,56% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar Taiwan dengan kematian 364 jiwa (naik 8,66%), Filipina dengan kematian 249 jiwa (naik 11,66%), Korea Selatan dengan kematian 201 jiwa (turun 27,17%) dan kematian di India tercatat 126 jiwa turun 26,32%.
Total kematian di Asia selama tujuh hari terakhir tercatat 1.744 jiwa. Angka ini mencakup 20,93 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 8.332 jiwa. Angka kematian di Asia tercatat turun dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 2.048 jiwa.