Siang Hari, Harga CPO Diperdagangkan MYR 4.493 per Ton
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga minyak sawit di pasar bursa berjangka Malaysia (FCPOc1) mengalami kenaikan 0,27% menjadi MYR 4.493 per ton pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026, dari penutupan sehari sebelumnya. Harga CPO sempat menyentuh level tertingginya MYR 4.839 per ton yang terjadi pada Kamis, 02 April 2026.
Dibandingkan perdagangan awal tahun, harga CPO di Pasar Spot hari ini naik 12,58% (year to date/ytd). Demikian pula dibandingkan periode yang sama, secara tahunan harga CPO telah naik 15,41% (year on year/yoy).
(Baca: Harga Beras Kualitas Bawah II di Pasar Tradisional Periode Mei 2025-2026)
Sementara itu di dalam negeri, harga minyak sawit di pasar spot Medan sempat menyentuh level Rp 20.639 per kg pada penutupan perdagangan Senin, 11 Mei 2026.
Sebelumnya, pemerintah melarang ekspor minyak goreng dan CPO pada 28 April 2022. Pelarangan tersebut membuat harga CPO di pasar spot Medan turun sebesar Rp5.334,04 per kg atau 18,13% ke titik terendahnya, yakni Rp24.085,37 per kg pada 20 Mei 2022.
Kemudian pemerintah membuka kembali keran ekspor pada 23 Mei 2022 dan harga CPO mulai menunjukkan tren naik.
Di sebagian wilayah Indonesia, harga minyak goreng bermerk 2 terpantau masih mahal. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis pantauan harga minyak goreng kemarin masih di atas Rp 20 ribu per kg.
(Baca: Harga Minyak Dunia Turun ke US$ 107,07 per Barel (Rabu, 13 Mei 2026))
Beberapa wilayah yang mencatatkan penjualan minyak goreng dengan harga tinggi adalah Papua. Di wilayah ini penjualan minyak tercatat Rupiah 27.500 per Kg.
Wilayah lain dengan harga minyak termahal secara nasional adalah, minyak goreng di Maluku Utara tercatat dengan harga Rupiah 26.300 per Kg, di Riau minyak goreng dijual dengan harga Rupiah 26.050 per Kg, di Kalimantan Barat minyak goreng dijual dengan harga Rupiah 25.250 per Kg dan di Sulawesi Barat minyak goreng dijual dengan harga Rupiah 25.200 per Kg.