Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data inflasi bulanan sub kelompok peralatan dan perlengkapan perumahan serta kebun di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara sampai dengan Mei 2026 menunjukkan nilai inflasi month over month turun 2,09 persen. Angka ini merupakan nilai terendah sepanjang periode pencatatan sejak Februari 2024. Sepanjang 19 periode pencatatan, tercatat 10 kali terjadi penurunan nilai inflasi dan 8 kali kenaikan, dengan tren umum bergerak turun sepanjang waktu. Nilai rata-rata seluruh periode sebesar 0,0816 persen, sehingga posisi Mei 2026 berada jauh di bawah rata-rata historis.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Utara 2024)
Sepanjang 5 bulan terakhir, rata-rata pertumbuhan inflasi kelompok ini tercatat sebesar 762,43 persen, sedangkan rata-rata 3 bulan terakhir mencapai 1097,73 persen. Hal ini menunjukkan perlambatan tekanan inflasi menjadi semakin tajam dalam 3 bulan terakhir dibandingkan periode 5 bulan sebelumnya. Kenaikan inflasi tertinggi sepanjang sejarah terjadi pada Februari 2025 dengan nilai 2,31 persen, yang juga menempatkan Kota Kendari pada peringkat 2 tingkat Sulawesi dan peringkat 4 nasional pada bulan tersebut.
Untuk periode Mei 2026, posisi Kota Kendari berada pada peringkat 9 dari seluruh kabupaten kota di Pulau Sulawesi, dan peringkat 54 secara nasional. Dibandingkan kota lain dalam pulau yang tercatat pada periode yang sama, Kota Makassar mencatat nilai inflasi -3,83 persen dan berada pada peringkat 10 tingkat Sulawesi. Seluruh wilayah perbandingan pada periode ini semuanya mencatat nilai inflasi negatif, menunjukkan pola penurunan tekanan harga yang terjadi secara luas di seluruh wilayah Indonesia.
Fluktuasi nilai inflasi kelompok ini terlihat sangat signifikan, dimana perubahan antar bulan dapat mencapai lebih dari 2 poin persen. Sebagai contoh pada Desember 2024 terjadi kenaikan selisih sebesar 2,11 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sementara pada Mei 2026 terjadi penurunan selisih turun 2,03 persen. Tidak ada satu periode pun yang tercatat stagnan, membuktikan pergerakan harga kelompok peralatan perumahan dan kebun sangat dinamis setiap bulannya.
Kabupaten Gresik
Kabupaten Gresik menempati urutan peringkat 18 tingkat pulau dan 51 nasional pada periode Mei 2026, dengan nilai inflasi month over month turun 0,82 persen. Nilai selisih perubahan dibandingkan bulan sebelumnya tercatat -0,87 persen, dengan tingkat pertumbuhan turun 1740 persen. Nilai inflasi wilayah ini berada di atas catatan Kota Kendari, menunjukkan penurunan tekanan harga di Gresik tidak sedalam yang terjadi di Sulawesi Tenggara. Dari seluruh 6 wilayah perbandingan, Gresik memiliki nilai inflasi paling tinggi atau penurunan paling sedikit pada periode ini.
Kota Medan
Kota Medan tercatat memiliki nilai inflasi -0,88 persen pada periode terakhir, berada pada peringkat 14 tingkat Sumatera dan peringkat 52 secara nasional. Besar selisih perubahan dibandingkan bulan sebelumnya turun 3,80 persen, dengan pertumbuhan turun 130,14 persen. Nilai inflasi wilayah ini hanya sedikit lebih rendah dibandingkan Kabupaten Gresik, namun masih jauh lebih tinggi dibandingkan catatan Kota Kendari. Posisi peringkat nasional Kota Medan hanya terpaut satu tingkat di atas Kabupaten Tanah Laut.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Lubuk Linggau | 2004 - 2025)
Kabupaten Tanah Laut
Kabupaten Tanah Laut menempati urutan 10 tingkat Pulau Kalimantan dan peringkat 53 nasional, dengan nilai inflasi tercatat -1,89 persen. Besar selisih perubahan antar bulan turun 2,85 persen, dengan tingkat pertumbuhan turun 296,88 persen. Nilai inflasi wilayah ini merupakan yang paling mendekati catatan Kota Kendari dibandingkan seluruh wilayah perbandingan lainnya. Selisih nilai antara Tanah Laut dan Kota Kendari hanya sebesar 0,20 persen, dengan selisih peringkat nasional hanya 1 tingkat.
Kota Mataram
Kota Mataram mencatat nilai inflasi terendah diantara seluruh wilayah perbandingan yaitu turun 2,14 persen, menempati urutan 2 tingkat Nusa Tenggara dan Bali serta peringkat 55 nasional. Besar selisih perubahan dibandingkan bulan sebelumnya turun 3,05 persen, dengan tingkat pertumbuhan turun 335,16 persen. Nilai inflasi wilayah ini sedikit lebih rendah dibandingkan Kota Kendari, menjadikan Mataram satu-satunya wilayah perbandingan yang memiliki penurunan inflasi lebih dalam daripada Sulawesi Tenggara pada periode ini.
Kota Makassar
Kota Makassar yang juga berada di Pulau Sulawesi tercatat memiliki nilai inflasi -3,83 persen, berada pada peringkat 10 tingkat Sulawesi dan peringkat 56 nasional. Besar selisih perubahan antar bulan turun 4,06 persen, dengan tingkat pertumbuhan turun 1765,22 persen. Nilai inflasi wilayah ini jauh lebih rendah dibandingkan Kota Kendari, menunjukkan penurunan tekanan harga peralatan perumahan terjadi lebih tajam di wilayah timur Sulawesi ini. Peringkat wilayah ini berada dua tingkat di bawah Kota Kendari secara nasional.
Tanjung Selor
Tanjung Selor mencatat nilai inflasi terendah seluruh wilayah perbandingan yaitu turun 16,33 persen, menempati urutan 11 tingkat Kalimantan dan peringkat 57 secara nasional. Besar selisih perubahan dibandingkan bulan sebelumnya turun 17,47 persen, dengan tingkat pertumbuhan turun 1532,46 persen. Nilai ini merupakan anomali terbesar pada periode ini, jauh menyimpang dari seluruh catatan wilayah lain yang seluruhnya berada di atas angka -4 persen. Peringkat wilayah ini menjadi yang paling bawah dari seluruh catatan nasional pada bulan Mei 2026.