Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kota Langsa tahun 2024 mencapai 63884 Rupiah. Nilai ini mencatatkan pertumbuhan sedikit sebesar 1,3 persen dibandingkan tahun 2023. Pada tahun sebelumnya, pertumbuhan pengeluaran kategori ini sempat mencatatkan kenaikan 19,3 persen. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
(Baca: 0,1% Penduduk di Kabupaten Sumbawa Beragama Budha)
Dari catatan historis selama tujuh tahun terakhir, pengeluaran perawatan kulit Kota Langsa sempat turun pada tahun 2019 sebesar 14,8 persen, sebelum kembali naik secara bertahap hingga tahun 2024. Nilai pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2024, sementara nilai terendah terjadi pada tahun 2019 dengan angka 37905 Rupiah per kapita per bulan. Selama periode 2018 sampai 2024, secara keseluruhan nilai pengeluaran kategori ini mengalami peningkatan sebesar 43,5 persen.
Pengeluaran perawatan kulit di Kota Langsa menempati urutan keenam dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 180 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, serta peringkat 37 dari seluruh wilayah di Pulau Sumatera. Lima wilayah di Aceh yang memiliki pengeluaran perawatan kulit lebih tinggi dibanding Kota Langsa berturut-turut adalah Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Nagan Raya dan Kota Lhokseumawe.
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran masyarakat, pengeluaran untuk perawatan kulit menyumbang sekitar 2,4 persen dari rata-rata total pengeluaran per kapita sebulan. Nilai ini lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 65569 Rupiah, juga jauh lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi sebesar 236913 Rupiah serta pengeluaran rokok dan tembakau sebesar 121299 Rupiah per kapita per bulan.
Berdasarkan data perbandingan tahun 2024, Kota Sabang mencatatkan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di Aceh dengan nilai 103452 Rupiah, diikuti Kota Banda Aceh sebesar 93631 Rupiah. Kabupaten Bener Meriah mencatatkan pertumbuhan tertinggi untuk kategori ini sebesar 21,9 persen, sementara Kota Subulussalam mengalami penurunan terbesar sebesar 44,5 persen pada tahun yang sama. Peringkat Kota Langsa pada kategori ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Banda Aceh
(Baca: Pengeluaran Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya di Kabupaten Tulungagung Bulan Mei Turun 2,64%)
Kota Banda Aceh secara konsisten menempati urutan pertama Provinsi Aceh untuk total pengeluaran per kapita per bulan, dengan nilai total mencapai 2671363 Rupiah pada tahun 2024. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan total pengeluaran sebesar 15,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pengeluaran bukan makanan mencapai 1545872 Rupiah yang juga tumbuh 19,5 persen. Untuk kategori pengeluaran makanan, Kota Banda Aceh berada di urutan kedua seluruh Aceh dengan nilai 1125491 Rupiah per kapita per bulan.
Kota Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe menempati urutan ketiga di Provinsi Aceh untuk total pengeluaran masyarakat, dengan nilai keseluruhan mencapai 1828454 Rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan total pengeluaran sebesar 13,6 persen, sementara pengeluaran bukan makanan tumbuh 23,6 persen menjadi 979757 Rupiah. Untuk kategori perawatan kulit, Kota Lhokseumawe berada satu peringkat di atas Kota Langsa dengan nilai pengeluaran 77306 Rupiah dan pertumbuhan 7,5 persen tahun 2024.
Kabupaten Nagan Raya
Kabupaten Nagan Raya menempati urutan kedua Provinsi Aceh untuk total pengeluaran masyarakat tahun 2024 dengan nilai 1899607 Rupiah, meskipun mencatatkan penurunan sebesar 11,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini masih menempati urutan pertama untuk pengeluaran makanan dengan nilai 1154220 Rupiah per kapita per bulan. Untuk kategori perawatan kulit, Kabupaten Nagan Raya berada di urutan keempat Aceh dengan nilai 81709 Rupiah, namun mengalami penurunan 14,5 persen pada tahun 2024.
Kota Sabang
Kota Sabang menempati urutan kelima untuk total pengeluaran masyarakat Provinsi Aceh tahun 2024 dengan nilai 1753609 Rupiah, mengalami penurunan sebesar 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini tetap mencatatkan pengeluaran perawatan kulit tertinggi seluruh Aceh sebesar 103452 Rupiah dengan pertumbuhan sedikit sebesar 2,3 persen. Untuk pengeluaran bukan makanan, Kota Sabang berada di urutan ketiga seluruh Aceh dengan nilai 817478 Rupiah per kapita per bulan.