Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Simeulue pada Desember 2025, berkurang 0,19 persen menjadi 5,31 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 5,85 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: PDRB Kabupaten Kubu Raya 2025: Rp44,9 Triliun, Tumbuh 5,05 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Biaya Transportasi di Kabupaten Deli Serdang Bulan Mei Turun 0,56%)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Simeulue menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Namun, pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Simeulue.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 126 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Simeulue mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 50.451 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 727 pekerja menjadi 52.020 pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Simeulue dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 47.502 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 48.472 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 49.333 pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Simeulue berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,81 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,43 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Aceh pada 2025 yakni :
- Kota Lhokseumawe 8,24 persen
- Kabupaten Aceh Besar 7,86 persen
- Kabupaten Aceh Timur 7,74 persen
- Kota Banda Aceh 7,31 persen
- Kota Langsa 7,31 persen
- Kabupaten Aceh Utara 6,88 persen
- Kabupaten Aceh Tamiang 6,78 persen
- Kabupaten Aceh Singkil 6,55 persen
- Kabupaten Pidie 5,71 persen
- Kabupaten Aceh Barat 5,46 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Bener Meriah 2,1 persen
- Kabupaten Gayo Lues 2,24 persen
- Kabupaten Aceh Jaya 2,57 persen
- Kota Sabang 2,67 persen
- Kabupaten Aceh Barat Daya 3,66 persen
- Kabupaten Pidie Jaya 3,67 persen
- Kabupaten Bireuen 3,82 persen
- Kabupaten Aceh Tengah 4,03 persen
- Kabupaten Aceh Selatan 4,39 persen
- Kabupaten Aceh Tenggara 4,72 persen