Kemendikbud merilis data skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025, khususnya untuk SMAN 13 Kota Depok. Nilai ujian terstandar yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat memiliki skor tertinggi 270 (dimiliki oleh Azka Fadil Manggala), batas atas untuk masuk ke SMAN 13 Kota Depok. Dari 10 nilai tertinggi, sebarannya berkisar antara 230 hingga 270, rata-rata nilai ujian terstandar TOP 10 adalah 251, dan nilai terendah di posisi TOP 10 adalah 230 (dimiliki oleh Ayu Juliani Saputri dan Raiya Fadiyah Salma).
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Banten 2018 - 2024)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 13 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini mendapatkan nilai terbaik dalam ujian terstandar dan nilai raport di urutan 10 besar teratas. Tes standar kali ini terdiri dari 30 soal dengan nilai per soal 10 poin, sehingga skor tertinggi yang bisa dicapai adalah 300 poin. Setiap nilai 10 poin kurang dari 300 menunjukkan jumlah soal yang tidak dijawab dengan benar oleh siswa.
Muhammad Reza Oktavian
Anak berprestasi dari SMP Negeri 15 Depok yang menduduki urutan nilai ke-1 dalam seleksi masuk SMAN 13 Kota Depok. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 260 poin, yang berarti 4 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMAN 13 Kota Depok adalah sekitar 2,1 km.
- Skor nilai raport: 462,818 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 361,41 poin
Azka Fadil Manggala
Siswa SMP Negeri 8 Depok yang berada di urutan nilai ke-2. Ia meraih nilai ujian terstandar tertinggi di antara TOP 10, yaitu 270 poin, yang berarti 3 soal tidak berhasil dijawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3,2 km.
- Skor nilai raport: 444,727 poin
- Nilai ujian terstandar: 270 poin
- Nilai akhir: 357,36 poin
Cahya Aurelia
Berasal dari SMP Negeri 28 Depok dan menduduki posisi ke-3 dalam seleksi. Nilai ujian terstandarnya adalah 260 poin, artinya 4 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMAN 13 Kota Depok adalah sekitar 2,8 km.
- Skor nilai raport: 454,545 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 357,27 poin
Muhammad Ricky Ilham Syahputra
Siswa SMP Negeri 28 Depok yang berada di urutan ke-4. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 260 poin, yang berarti 4 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 2,3 km.
- Skor nilai raport: 454,182 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 357,09 poin
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA2 Kota Depok 2025)
Andika Teguh Saputra
Dari SMP Negeri 8 Depok dan menduduki posisi ke-5. Nilai ujian terstandarnya adalah 260 poin, artinya 4 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMAN 13 Kota Depok adalah sekitar 3,6 km.
- Skor nilai raport: 444,545 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 352,27 poin
Ayu Juliani Saputri
Siswa SMP Negeri 11 yang berada di urutan ke-6. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 230 poin, yang berarti 7 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3,9 km.
- Skor nilai raport: 462,727 poin
- Nilai ujian terstandar: 230 poin
- Nilai akhir: 346,36 poin
Permata Aisyah
Berasal dari SMP Negeri 7 Depok dan menduduki posisi ke-7. Nilai ujian terstandarnya adalah 240 poin, artinya 6 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMAN 13 Kota Depok adalah sekitar 574,6 meter.
- Skor nilai raport: 449,0 poin
- Nilai ujian terstandar: 240 poin
- Nilai akhir: 344,5 poin
Hibrizi Hidayatul Ardy
Siswa SMP Negeri 8 Depok yang berada di urutan ke-8. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 240 poin, yang berarti 6 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah adalah sekitar 917,7 meter.
- Skor nilai raport: 442,091 poin
- Nilai ujian terstandar: 240 poin
- Nilai akhir: 341,05 poin
Sultan Al Bani
Dari SMP Negeri 23 Depok dan menduduki posisi ke-9. Nilai ujian terstandarnya adalah 260 poin, artinya 4 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMAN 13 Kota Depok adalah sekitar 1,3 km.
- Skor nilai raport: 418,818 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 339,41 poin
Raiya Fadiyah Salma
Siswa SMP IT Pondok Duta yang berada di urutan ke-10. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 230 poin, yang berarti 7 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,5 km.
- Skor nilai raport: 448,136 poin
- Nilai ujian terstandar: 230 poin
- Nilai akhir: 339,07 poin