Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,64 juta kasus pada Sabtu, 23 Juli 2022. Republik Dominika mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 64,03 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 228 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 28,09 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Amerika Seminggu 5.249 Jiwa, Tertinggi di Honduras)
Menyusul Venezuela dengan pertumbuhan kasus Omicron secara mingguan mencapai 51,61 persen. Sedangkan untuk data harian angka penambahan kasus Omicron di negara ini naik 51,61 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat 62 jiwa.
Selanjutnya, Mayotte dengan penambahan kasus Omicron 197 kasus (naik 24,68%), penambahan kasus Omicron di Guyana Perancis naik 23,5 persen menjadi 494 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan penambahan kasus Omicron di Pakistan naik 18,99 persen menjadi 1.059 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Amerika Seminggu 5.249 Jiwa, Tertinggi di Honduras)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 15.446 kasus atau turun 3,76 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.