Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat anggaran pendapatan transfer antar daerah Kota Palembang, Sumatera Selatan pada tahun 2026 tercatat sebesar 320,64 Rp Miliar. Nilai ini mengalami pertumbuhan sebesar 29,18 persen dibandingkan tahun 2025, dengan penambahan nilai sebesar 72,42 Rp Miliar. Pada tahun 2025 sebelumnya, anggaran sempat mengalami penurunan sebesar 43,43 persen menjadi titik terendah sepanjang periode data 2018-2026. Sepanjang 9 tahun pencatatan, rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai 1,75 persen, lebih rendah dibanding rata-rata 5 tahun terakhir yang tercatat 2,58 persen.
(Baca: Jumlah Rumah Ibadah : VIhara (Budha) di Jawa Timur | 2025)
Sepanjang riwayat data, kenaikan tertinggi anggaran terjadi pada tahun 2019 dengan pertumbuhan 34,55 persen, ketika nilai anggaran melonjak menjadi 559,71 Rp Miliar menjadi nilai tertinggi sepanjang periode. Sementara penurunan terdalam tercatat pada tahun 2025 dengan kontraksi 43,43 persen yang menjatuhkan nilai anggaran menjadi 248,22 Rp Miliar. Secara keseluruhan tren 9 tahun anggaran transfer daerah Kota Palembang menunjukkan tren turun, dengan total perubahan nilai sebesar minus 22,92 persen sejak tahun 2018.
Untuk tahun 2026, peringkat Kota Palembang pada tingkat pulau Sumatera berhasil naik dari peringkat 7 pada tahun 2025 menjadi peringkat 1 tertinggi di seluruh wilayah Sumatera. Pada tingkat nasional, peringkat Kota Palembang juga mengalami peningkatan dari posisi 31 pada tahun sebelumnya menjadi peringkat 20 se-Indonesia. Nilai anggaran tahun 2026 Kota Palembang saat ini tercatat masih berada sedikit di bawah rata-rata nilai anggaran periode 2018-2026 yang mencapai 374,83 Rp Miliar.
Kota Makassar
Kota Makassar menempati urutan pertama perbandingan nilai anggaran transfer daerah tahun terakhir dengan nilai tercatat 347,7 Rp Miliar. Wilayah ini mencatat pertumbuhan minus 24,08 persen dengan pengurangan nilai sebesar 110,3 Rp Miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat Kota Makassar berada di urutan 1 tingkat pulau Sulawesi dan urutan 17 secara nasional, mengungguli seluruh kota lain dalam daftar perbandingan berdasarkan besaran nilai anggaran tahun terbaru. Nilai anggaran Kota Makassar masih 27,06 Rp Miliar lebih tinggi dibandingkan nilai Kota Palembang tahun 2026.
Kota Bontang
Kota Bontang menduduki posisi kedua dalam daftar perbandingan dengan nilai anggaran transfer daerah tahun terakhir sebesar 340,06 Rp Miliar. Wilayah yang berada di pulau Kalimantan ini mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 24,88 persen dengan penurunan nilai sebesar 112,65 Rp Miliar dibandingkan periode sebelumnya. Peringkat Kota Bontang tercatat di urutan 9 tingkat pulau Kalimantan dan urutan 18 secara nasional, hanya terpaut selisih 7,64 Rp Miliar dari nilai Kota Makassar sebagai teratas dalam daftar perbandingan.
Kota Tanggerang
(Baca: Harapan Lama Sekolah (HLS) di Jawa Timur | 2025)
Kota Tanggerang mencatat nilai anggaran transfer daerah tahun terakhir sebesar 331,81 Rp Miliar dan menempati urutan ketiga dalam daftar perbandingan wilayah. Wilayah pulau Jawa ini mengalami penurunan pertumbuhan yang paling dalam di antara semua wilayah perbandingan yaitu sebesar 34,30 persen dengan pengurangan nilai mencapai 173,21 Rp Miliar. Peringkat Kota Tanggerang berada di urutan 8 tingkat pulau Jawa dan urutan 19 secara nasional, dengan selisih nilai sebesar 11,17 Rp Miliar dibawah nilai Kota Bontang.
Kota Pekanbaru
Kota Pekanbaru menduduki urutan keempat dalam daftar perbandingan dengan nilai anggaran transfer daerah tahun terakhir 313,36 Rp Miliar. Berbeda dengan tiga wilayah sebelumnya, Kota Pekanbaru justru mencatat pertumbuhan positif tertinggi yaitu sebesar 96,14 persen dengan penambahan nilai mencapai 153,6 Rp Miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah Sumatera ini berada di peringkat 2 tingkat pulau Sumatera dan urutan 21 secara nasional, menjadi satu-satunya wilayah dalam daftar yang mencatat pertumbuhan diatas 50 persen.
Kota Batam
Kota Batam mencatat nilai anggaran transfer daerah tahun terakhir sebesar 310,15 Rp Miliar dan menempati urutan kelima dalam daftar perbandingan wilayah. Wilayah Sumatera ini hanya mencatat pertumbuhan sedikit sebesar 0,94 persen dengan penambahan nilai sangat kecil yaitu 2,89 Rp Miliar dibandingkan periode sebelumnya. Peringkat Kota Batam tercatat di urutan 3 tingkat pulau Sumatera dan urutan 22 secara nasional, hanya terpaut selisih 3,21 Rp Miliar dibawah nilai Kota Pekanbaru.
Kabupaten Luwu Timur
Kabupaten Luwu Timur menduduki urutan terakhir dalam daftar perbandingan dengan nilai anggaran transfer daerah tahun terakhir sebesar 307,61 Rp Miliar. Wilayah pulau Sulawesi ini mencatat pertumbuhan positif sebesar 10,95 persen dengan penambahan nilai sebesar 30,37 Rp Miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat wilayah ini tercatat di urutan 2 tingkat pulau Sulawesi dan urutan 23 secara nasional, menjadi satu dari tiga wilayah dalam daftar yang berhasil mencatat pertumbuhan anggaran positif pada periode terbaru.