Pemerintah Larang Penjualan Rokok Eceran, Apa Publik Setuju?
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pemerintah Indonesia kini melarang penjualan rokok eceran per batang atau secara ketengan.
Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 28/2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang No 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan yang diundangkan pada 26 Juli 2024.
"Kami menyambut baik terbitnya peraturan ini, yang menjadi pijakan kita untuk bersama-sama mereformasi dan membangun sistem kesehatan sampai ke pelosok negeri,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi dalam siaran pers, Senin (29/7/2024).
Adapun menurut survei Populix, mayoritas publik setuju akan aturan tersebut.
Sebanyak 57% responden mendukung larangan penjualan rokok eceran, terdiri dari 39% yang sangat setuju dan 18% setuju.
Namun, ada pula 17% responden yang menolak, terdiri dari 11% tidak setuju dan 6% sangat tidak setuju. Kemudian 26% responden lainnya memilih netral.
Survei Populix ini digelar secara online pada 3-7 Agustus 2024 dengan melibatkan 2.032 responden.
(Baca: Mayoritas Perokok Tak Setuju Cukai Naik, Apa Alasannya?)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.731 | +0.22 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |