- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran kesehatan di Kota Mataram pada April lalu mencapai 0,09%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,04%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok kesehatan menyumbang 0,09% inflasi di Kota Mataram.
(Baca: Pengeluaran Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya di Kabupaten Bojonegoro Bulan April Naik 0,09%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) kesehatan di Kota Mataram berada di level 104,79 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 104,7.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi kesehatan telah mencapai 0,69% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kota Mataram telah mengalami pertumbuhan 0,08% (year to date/ytd).
(Baca: Pengeluaran Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya di Kota Padang Bulan April Turun 2,32%)
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan 6.5.
Berikut ini inflasi subkelompok kesehatan yang di ukur BPS per April di Kota Mataram :
- Kelompok obat-obatan dan produk kesehatan 0,2%
- Kelompok kesehatan 0,09%
Dibandingkan dengan 76 kabupaten/kota lain, inflasi kesehatan tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,1% dengan IHK sebesar 107.15 dan terendah terjadi di Kota Bengkulu turun 0,03% dengan IHK sebesar 106,1. Sementara untuk Kota Mataram ini menempati urutan 42.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok kesehatan tertinggi pada April 2026:
- Kota Tual 1,43%
- Tanjung Selor 1,4%
- Kabupaten Mamuju 1,19%
- Waingapu 0,81%
- Kota Batam 0,68%
- Kota Denpasar 0,67%
- Kota Serang 0,6%
- Kota Yogyakarta 0,58%
- Kota Pematang Siantar 0,56%
- Kota Surabaya 0,54%