Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Kota Pematang Siantar pada tahun 2024 mencapai 263.559 jiwa dengan tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 0,56 persen. Dari total tersebut, penduduk laki-laki berjumlah 128.488 jiwa (48,75 persen) dan penduduk perempuan berjumlah 135.071 jiwa (51,25 persen).
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Gianyar | 2024)
Dari segi kelompok umur produktif, penduduk Kota Pematang Siantar didominasi oleh kelompok usia 15-59 tahun berjumlah 168.798 jiwa (64,05 persen dari total penduduk). Kelompok ini terdiri dari 82.744 jiwa laki-laki (31 persen dari total penduduk) dan 86.054 jiwa perempuan (33 persen dari total penduduk). Kelompok usia non-produktif yaitu 0-14 tahun berjumlah 61.607 jiwa (23,37 persen) dan usia di atas 60 tahun berjumlah 33.153 jiwa (12,58 persen).
Kelompok usia 0-14 tahun, yang merupakan kelompok anak-anak dan remaja awal, terbagi menjadi tiga subkelompok. Subkelompok terbesar adalah 10-14 tahun dengan jumlah 22.608 jiwa, diikuti oleh 5-9 tahun (20.386 jiwa) dan 0-4 tahun (18.614 jiwa). Dari segi jenis kelamin, jumlah laki-laki dan perempuan di kelompok ini hampir seimbang, masing-masing menyumbang 12 persen dari total penduduk.
(Baca: Harga Gula Pasir Lokal (Per Kg) di Pasar Tradisional di Nusa Tenggara Timur | 2026)
Di dalam kelompok usia produktif 15-59 tahun, subkelompok terbesar adalah 15-19 tahun dengan jumlah 26.079 jiwa, yang mencakup remaja akhir dan dewasa muda. Subkelompok berikutnya adalah 20-24 tahun (21.228 jiwa) dan 30-34 tahun (16.942 jiwa). Penduduk perempuan di kelompok usia produktif sedikit lebih banyak dibandingkan laki-laki, dengan persentase 33 persen dibandingkan 31 persen dari total penduduk.
Kelompok usia di atas 60 tahun, yang merupakan kelompok lanjut usia, berjumlah 33.153 jiwa. Subkelompok terbesar di dalamnya adalah 60-64 tahun dengan 12.342 jiwa, diikuti oleh 65-69 tahun (9.374 jiwa) dan 70-74 tahun (6.181 jiwa). Penduduk perempuan mendominasi kelompok ini dengan persentase 7 persen dari total penduduk, dibandingkan penduduk laki-laki yang hanya 6 persen.
Dominasi kelompok usia produktif di Kota Pematang Siantar menunjukkan potensi besar untuk perekonomian kota, karena jumlah tenaga kerja yang cukup tersedia. Namun, pemerintah juga perlu memperhatikan kelompok lanjut usia dengan meningkatkan akses layanan kesehatan dan sosial, serta kelompok anak-anak dengan program pendidikan dan pengembangan keterampilan yang memadai.