Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bengkayang pada Desember 2025, bertambah 0,14 persen menjadi 2,95 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Humbang Hasundutan 128,85 Ribu dan Angka Pengangguran 0,72 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Samarinda 407,48 Ribu dan Angka Pengangguran 5,32 Persen)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bengkayang menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Sementara untuk kondisi enam semester pasca pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Bengkayang.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 373 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bengkayang mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir sedangkan dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 161,88 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 16.477 pekerja menjadi 179,78 ribu pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Bengkayang mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 157,16 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 16.132 pekerja menjadi 174,85 ribu pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bengkayang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,88 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,75 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kalimantan Barat pada 2025 yakni :
- Kota Pontianak 7,93 persen
- Kota Singkawang 7,42 persen
- Kabupaten Kubu Raya 6,86 persen
- Kabupaten Ketapang 6,75 persen
- Kabupaten Sambas 4,91 persen
- Kabupaten Mempawah 4,74 persen
- Kabupaten Sanggau 3,89 persen
- Kabupaten Kayong Utara 3,77 persen
- Kabupaten Bengkayang 2,95 persen
- Kabupaten Melawi 2,94 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kapuas Hulu 2,09 persen
- Kabupaten Sekadau 2,54 persen
- Kabupaten Landak 2,69 persen
- Kabupaten Sintang 2,78 persen
- Kabupaten Melawi 2,94 persen
- Kabupaten Bengkayang 2,95 persen
- Kabupaten Kayong Utara 3,77 persen
- Kabupaten Sanggau 3,89 persen
- Kabupaten Mempawah 4,74 persen
- Kabupaten Sambas 4,91 persen