Jumlah pekerja di Kota Samarinda mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 403,14 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 2.352 pekerja menjadi 407,48 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Bontang | 2004 - 2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Samarinda mencapai 5,32 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,43 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 5,75 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 0,61 persen .
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Samarinda mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 428,52 ribu pekerja kemudian jumlahnya turun menjadi 427,26 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 125 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Samarinda tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 6,22 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 8,66 persen .
Data Kependudukan di Kota Samarinda:
Jumlah penduduk di Kota Samarinda tercatat 868,5 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka -0,1%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Kalimantan Timur, jumlah penduduk Kota Samarinda merupakan yang tertinggi baik dilingkup antar kabupaten/kota lain di provinsi ini, maupun di pulau Kalimantan sedangkan jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan satu.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 245,56 Ribu dan Angka Pengangguran 1,92 Persen)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Samarinda pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 54,83 ribu jiwa (6,31%)
- Umur 5-9 tahun 76,06 ribu jiwa (8,76%)
- Umur 10-14 tahun 81,82 ribu jiwa (9,42%)
- Umur 15-19 tahun 69,34 ribu jiwa (7,98%)
- Umur 20-24 tahun 75,39 ribu jiwa (8,68%)
- Umur 25-29 tahun 70,8 ribu jiwa (8,15%)
- Umur 30-34 tahun 67,29 ribu jiwa (7,75%)
- Umur 35-39 tahun 67,5 ribu jiwa (7,77%)
- Umur 40-44 tahun 71,35 ribu jiwa (8,22%)
- Umur 45-49 tahun 63,05 ribu jiwa (7,26%)
- Umur 50-54 tahun 54,56 ribu jiwa (6,28%)
- Umur 55-59 tahun 44,54 ribu jiwa (5,13%)
- Umur 60-64 tahun 31,43 ribu jiwa (3,62%)
- Umur 65-69 tahun 19,73 ribu jiwa (2,27%)
- Umur 70-74 tahun 11,52 ribu jiwa (1,33%)
- Umur lebih dari 75 tahun 9,27 ribu jiwa (1,07%)