Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju pertumbuhan penduduk Provinsi Papua Tengah pada akhir tahun 2026 sebesar 1,45 persen. Selama periode tiga tahun terakhir 2024 hingga 2026, indikator ini menunjukkan tren turun secara konsisten tanpa ada periode kenaikan sama sekali. Pada tahun 2025 nilai tercatat 1,49 persen, kemudian mengalami penurunan sebesar 0,04 poin pada tahun berikutnya. Rata-rata laju pertumbuhan penduduk selama tiga tahun periode ini berada di angka 1,49 persen, sehingga nilai tahun 2026 tercatat berada di bawah rata-rata periode tersebut.
(Baca: Harga Kopi Kontrak Tiga Bulan - US Coffee C Futures Pagi Hari Diperdagangkan 295,6 Pound (Jumat, 04 September 2026))
Sepanjang data historis yang tercatat, nilai tertinggi laju pertumbuhan penduduk Papua Tengah terjadi pada tahun 2024 dengan angka 1,54 persen, sedangkan nilai terendah tercatat tepat pada tahun 2026. Total penurunan selama tiga periode mencapai 5,84 persen, dengan rata-rata penurunan per tahun sebesar 2,97 persen. Posisi ranking Papua Tengah di lingkup Pulau Papua tetap konsisten berada di peringkat 3 selama tiga tahun berturut-turut, begitu juga ranking nasional yang tidak berubah di posisi 8 dari seluruh provinsi di Indonesia.
Untuk perbandingan antar provinsi pada tahun 2026, di wilayah Pulau Papua tercatat Papua Barat Daya menempati peringkat 2 dengan nilai laju pertumbuhan 1,43 persen, sementara Papua Selatan berada di peringkat 4 dengan angka 1,44 persen. Papua Tengah dengan nilai 1,45 persen berada diantara kedua provinsi tersebut, dengan selisih nilai yang sangat kecil antar ketiganya. Secara nasional, seluruh tiga provinsi di Pulau Papua ini masuk dalam 10 besar urutan teratas laju pertumbuhan penduduk seluruh Indonesia.
Nusa Tenggara Barat
Provinsi Nusa Tenggara Barat menempati peringkat 5 nasional dan peringkat 2 di wilayah pulau Nusa Tenggara dan Bali untuk tahun 2026, dengan nilai laju pertumbuhan penduduk akhir tahun sebesar 1,56 persen. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 0,02 poin dibandingkan tahun sebelumnya, dengan persentase penurunan tahunan sebesar 1,27 persen. Nilai ini berada 0,11 poin lebih tinggi dibandingkan catatan Papua Tengah pada tahun yang sama, menjadikannya salah satu provinsi dengan laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di bagian timur Indonesia.
Papua Barat Daya
Papua Barat Daya tercatat menempati peringkat 6 nasional dan peringkat 2 di wilayah Pulau Papua pada tahun 2026, dengan nilai laju pertumbuhan penduduk akhir tahun sebesar 1,55 persen. Wilayah ini mengalami penurunan seragam sebesar 0,02 poin dibandingkan tahun sebelumnya, dengan persentase penurunan tahunan sebesar 1,27 persen. Nilai ini berada 0,10 poin lebih tinggi dibandingkan catatan Papua Tengah pada periode yang sama, dengan selisih ranking nasional terpaut dua posisi di atas Papua Tengah.
(Baca: Statistik Produksi Jengkol Periode 2014-2025)
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat menduduki peringkat 7 nasional dan peringkat 2 di wilayah Pulau Sulawesi untuk indikator laju pertumbuhan penduduk tahun 2026, dengan nilai akhir tercatat sebesar 1,51 persen. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 0,02 poin dibandingkan tahun sebelumnya, dengan persentase penurunan tahunan sebesar 1,31 persen. Nilai ini terpaut 0,06 poin di atas catatan Papua Tengah, dengan perbedaan ranking nasional hanya satu posisi di atas provinsi tersebut.
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau menempati peringkat 8 nasional dan peringkat 1 tertinggi di seluruh wilayah Pulau Sumatera pada tahun 2026, dengan nilai laju pertumbuhan penduduk akhir tahun sebesar 1,45 persen. Nilai ini sama persis dengan catatan yang dimiliki Provinsi Papua Tengah pada tahun yang sama, meskipun wilayah ini mengalami penurunan sedikit lebih besar sebesar 0,03 poin dibandingkan periode sebelumnya dengan persentase penurunan tahunan sebesar 2,03 persen. Kedua provinsi ini menempati ranking nasional yang sama persis pada tahun 2026.
Papua Selatan
Papua Selatan tercatat berada di peringkat 10 nasional dan peringkat 4 di lingkup Pulau Papua untuk tahun 2026, dengan nilai laju pertumbuhan penduduk akhir tahun sebesar 1,43 persen. Wilayah ini hanya mengalami penurunan sangat kecil sebesar 0,01 poin dibandingkan tahun sebelumnya, dengan persentase penurunan tahunan sebesar 0,69 persen yang merupakan penurunan paling kecil dibandingkan seluruh provinsi dalam daftar perbandingan ini. Nilai ini terpaut 0,02 poin di bawah catatan Papua Tengah pada periode yang sama.
Maluku Utara
Maluku Utara menduduki peringkat 10 nasional bersama dengan Papua Selatan, serta menempati peringkat 1 tertinggi di seluruh wilayah Pulau Maluku pada tahun 2026. Nilai laju pertumbuhan penduduk akhir tahun wilayah ini tercatat sebesar 1,43 persen, dengan penurunan sebesar 0,02 poin dibandingkan tahun sebelumnya dan persentase penurunan tahunan sebesar 1,38 persen. Nilai ini memiliki selisih 0,02 poin lebih rendah dibandingkan catatan yang dicapai Provinsi Papua Tengah pada tahun yang sama.