Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata lama menginap tamu asing di hotel nonbintang Kalimantan Selatan pada tahun 2025 tercatat 1,04 malam. Angka ini stagnan tidak mengalami perubahan sama sekali dibandingkan tahun 2024, dengan persentase pertumbuhan 0 persen. Secara tren jangka panjang sejak 2013, indikator ini menunjukkan arah turun secara konsisten, dengan total penurunan mencapai 60 persen selama 13 tahun periode pengamatan.
(Baca: Statistik Pendapatan Pemprov dari Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan dalam APBD Pemda Periode 2013-2025)
Nilai 1,04 malam pada 2025 juga tercatat sebagai nilai terendah sepanjang sejarah data, menyamai catatan tahun 2024. Selama periode pengamatan, lonjakan tertinggi pernah terjadi pada tahun 2020 dengan nilai mencapai 8,09 malam, sebuah anomali yang 304,5 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah tahun 2020, angka ini langsung turun drastis sebesar 72,31 persen pada tahun 2021 dan terus menunjukkan fluktuasi turun hingga tahun terbaru.
Untuk periode 3 tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan indikator ini tercatat positif 18,12 persen, namun memburuk drastis menjadi negatif 13,24 persen untuk periode 5 tahun terakhir. Pada tahun 2025, Kalimantan Selatan berada di peringkat ke 5 dari seluruh provinsi di Pulau Kalimantan, dan menempati peringkat 37 secara nasional. Peringkat ini turun 3 posisi dibandingkan tahun 2023 yang sempat berada di urutan 10 nasional.
Banten
Provinsi Banten mencatat rata-rata lama menginap tamu asing di hotel nonbintang sebesar 1,08 malam pada periode terbaru. Wilayah ini berada pada peringkat 34 secara nasional dan peringkat 5 di Pulau Jawa, dengan pertumbuhan sebesar 0,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih peningkatan nilai mencapai 0,01 malam, menjadikan Banten sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan paling stabil dibandingkan seluruh provinsi pembanding pada data ini, dengan nilai yang sedikit lebih tinggi dibandingkan catatan Kalimantan Selatan.
(Baca: Jumlah Perceraian Sulawesi Utara 63 Kasus Data per 2024)
Jambi
Jambi tercatat memiliki nilai indikator sebesar 1,07 malam, berada di peringkat 35 nasional dan peringkat 10 di wilayah Pulau Sumatera. Provinsi ini mengalami penurunan sedikit sebesar 2,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih penurunan nilai sebesar 0,03 malam. Nilai Jambi hanya terpaut 0,03 malam diatas catatan Kalimantan Selatan, meskipun memiliki peringkat nasional yang hanya berbeda satu tingkat dibandingkan wilayah Kalimantan Selatan.
Jawa Timur
Jawa Timur mencatat angka rata-rata lama menginap yang sama persis 1,07 malam dengan Jambi, menempati peringkat 35 secara nasional dan peringkat 6 di Pulau Jawa. Tidak ada perubahan nilai sama sekali pada indikator ini di Jawa Timur dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan nol persen. Peringkat wilayah ini setara dengan Jambi, dengan nilai yang juga sedikit lebih tinggi dibandingkan catatan Kalimantan Selatan tahun 2025.
Maluku Utara
Maluku Utara memiliki nilai rata-rata lama menginap tamu asing sebesar 1,04 malam, sama persis dengan catatan Kalimantan Selatan tahun 2025. Wilayah ini menempati peringkat 37 nasional sama dengan Kalimantan Selatan, namun memiliki peringkat 2 di wilayah Pulau Maluku. Provinsi ini mengalami penurunan sebesar 31,58 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan nilai mencapai 0,48 malam, menjadi provinsi dengan penurunan terbesar diantara seluruh wilayah pembanding.