Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda seluruh Indonesia pada 2024 mencapai Rp5,45 triliun.
Pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda tersebut turun 1,32% dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Riau tercatat dengan pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda terbanyak, yaitu Rp817,7 miliar. pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda di Riau saat ini setara dengan 15% dari total seluruh provinsi.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Tengah. Periode yang sama tahun sebelumnya pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda di provinsi ini tercatat Rp638,48 miliar.
Selanjutnya, pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda di DKI Jakarta naik 15,67% menjadi Rp631,39 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda di Jawa Timur naik 2,59% menjadi Rp471,69 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Jawa Barat dengan pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda Rp393,13 miliar (turun 27,35%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan pendapatan pemprov dari hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan dalam APBD pemda tertinggi pada 2024:
- Riau Rp817,7 miliar
- Jawa Tengah Rp687,81 miliar
- DKI Jakarta Rp631,39 miliar
- Jawa Timur Rp471,69 miliar
- Jawa Barat Rp393,13 miliar
- Sumatera Utara Rp321,06 miliar
- Aceh Rp267,66 miliar
- Bali Rp197,37 miliar
- Lampung Rp193,52 miliar
- Kalimantan Timur Rp166,85 miliar