Menurut data Kementerian Pertanian, pertumbuhan produksi wortel di Lampung pada 2024 tumbuh -1,83%. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 6.229 ton. Sejak 2000, produksi wortel menurut provinsi di Lampung menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, produksi wortel menurut provinsi juga ikut tren naik.
Sebelumnya menurut rekam jejak 12 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Lampung pernah terjadi pada 2003 dengan pertumbuhan sebesar 379.79%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi produksi wortel terus menguat dalam enam tahun terakhir
(Baca: Nilai Ekspor Besi dan Baja Provinsi Papua Januari 2026)
Daftar 10 Terbesar:
Rata-rata produksi wortel di Indonesia saat ini sebesar 28,4 ribu ton data per 2024. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Nilai Ekspor SITC Kode 22 Biji-Bijian Mengandung Minyak Periode 2021-2026)
Urutan pertama adalah Sumatera Utara, yang bisa memproduksi hingga 170,53 ribu ton. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 24,72 ribu ton dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Setelahnya Jawa Tengah di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, produksi wortel di provinsi ini tumbuh -12,78%. Jumlah produksi wortel di provinsi ini dilaporkan 130,05 ribu ton. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah produksi wortel terlihat turun 12,78% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 149,1 ribu ton.
Berikutnya, produksi wortel di Jawa Timur naik 38,36% menjadi 106,8 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, produksi wortel di Jawa Barat turun 3,61% menjadi 100,22 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan produksi wortel di Sulawesi Utara turun 8,66% menjadi 48,9 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan produksi wortel tertinggi pada 2024:
- Sumatera Utara 170,53 ribu ton
- Jawa Tengah 130,05 ribu ton
- Jawa Timur 106,8 ribu ton
- Jawa Barat 100,22 ribu ton
- Sulawesi Utara 48,9 ribu ton
- Sulawesi Selatan 34,51 ribu ton
- Bengkulu 33,54 ribu ton
- Sumatera Barat 25,8 ribu ton
- Jambi 10,54 ribu ton
- Lampung 7.289,95 ton