Nilai investasi PMA sektor industri kayu pada 2023 tumbuh sebesar nan%. Ini merupakan pertumbuhan tertinggi yang pernah dicatatkan dalam satu tahun terakhir terakhir. Capaian itu menjadikan nilai investasi PMA sektor industri kayu menurut provinsi konsisten tumbuh dengan rata-rata nan% dalam satu tahun terakhir.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: PDRB ADHB di Kota Banjar Menurut Sektor pada 2024)
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total nilai investasi PMA sektor industri kayu seluruh Indonesia pada 2023 mencapai US$79,64 juta.
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Sumatera Selatan tercatat dengan nilai investasi PMA sektor industri kayu terbanyak, yaitu US$17,09 juta. Nilai investasi PMA sektor industri kayu di Sumatera Selatan saat ini setara dengan 21,46% dari total seluruh provinsi. Jawa timur berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai investasi PMA sektor industri kayu di provinsi ini tumbuh -64,91%. Periode yang sama tahun sebelumnya nilai investasi PMA sektor industri kayu di provinsi ini tercatat US$45,47 juta.
Selanjutnya, Gorontalo dengan nilai investasi PMA sektor industri kayu US$14,51 juta (turun 64,19%), Jawa Tengah dengan nilai investasi PMA sektor industri kayu US$7.304 ribu (turun 75,4%) dan Kalimantan Timur dengan nilai investasi PMA sektor industri kayu US$6999.8 ribu (naik 286,32%)
(Baca: PDRB ADHB di Kota Lubuk Linggau Menurut Sektor pada 2024)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan nilai investasi PMA sektor industri kayu jumlah tertinggi:
- Sumatera Selatan US$17,09 juta
- Jawa Timur US$15,95 juta
- Gorontalo US$14,51 juta
- Jawa Tengah US$7.304 ribu
- Kalimantan Timur US$6999.8 ribu
- Papua Selatan US$5266.2 ribu
- Bengkulu US$4796.2 ribu
- Banten US$1570.5 ribu
- Jambi US$1259.1 ribu
- Jawa Barat US$1189.3 ribu